Rabu, 27 Mei 2026

Air Bersih di Kendari

Keluhan Warga Kota Kendari Terhadap Air yang Bau dan Keruh, hingga PDAM Bisa Digugat

Lina (35), warga yang tinggal di Jalan Jambu Putih Kelurahan Anggoeya Kecamatan Poasia Kota Kendari, mengaku resah dengan pelayanan air dari PDAM.

Tayang:
Penulis: Mukhtar Kamal | Editor: Laode Ari
zoom-inlihat foto Keluhan Warga Kota Kendari Terhadap Air yang Bau dan Keruh, hingga PDAM Bisa Digugat
handover
Tampak air PDAM Tirta Anoa, keruh dan mengeluarkan bau busuk. 

Bahkan, kondisi ini paling parah karena hitam kecoklatan, meski selama ini air selalu keruh.

"Berarti ada pipa bocor, mungkin karena hujan. Karena kalau air keruh biasanya ada yang bocor. Segera kami tangani," kata Damin saat dikonfirmasi, Sabtu (3/4/2021).

Percakapan emak-emak di pesan WhatsApp, kesal karena air PDAM keruh dan berbau, Sabtu (3/4/2021)
Percakapan emak-emak di pesan WhatsApp, kesal karena air PDAM keruh dan berbau, Sabtu (3/4/2021) (handover)

Damin menyebut, setiap hujan turun pipa selalu bergeser hingga bocor dan kemasukan air.

Curhatan emak-emak di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) kesal air PDAM mirip comberan hingga bau seperti bangkai dituangkan dalam percakapan aplikasi whatsapp.

Terlihat percakapan mereka tidak puas dengan pelayanan PDAM Tirta Anoa Kendari.

Dalam percakapan itu, emak-emak menyebut air keruh dan berbau seperti comberan.

"Bau bu, sudah mau full bak, lihat ini langsung di buang lagi. Macam bau comberan," kata emak-emak itu melalui pesan WhatsApp, Sabtu (3/4/2021).

Baca juga: Curhat Emak-emak di Kendari, Kesal Air PDAM Mirip Comberan hingga Bau Seperti Bangkai

Baca juga: Penuhi Kebutuhan Air Warga Kendari Beli Air Tandon, PDAM Jarang Mengalir Hingga Harus Irit Pemakaian

Ada juga emak-emak mengaku pasrah, walaupun air keruh tetap ia ambil sebagai kebutuhan.

"Sama, di rumah juga airnya hitam. Dari pada tidak ada air, ditadah saja bak,"tulisnya.

Kondisi itu dialami Lian (34) warga Kelurahan Anggoeya Kecamatan Poasia, Kota Kendari, katanya kejadian itu berlangsung Sabtu pagi (3/4/2021).

Ketika ia menampung air, ternyata aliran air PDAM itu terlihat air keruh dan berbau seperti bangkai.

"Keruh airnya kecokelatan. Berbau sekali seperti bangkai hewan," katanya lewat pesan WhatsApp, Sabtu (3/4/2021).

Kejadian air keruh itu ia rasakan 3 jam mulai pukul 06.00 WITA sampai 08.00 WITA.

Mengalir Seminggu Sekali

Dibayar Rp85 ribu per bulan, Air PDAM Kota Kendari, mengalir seminggu sekali warga sebut menetes seperti tetesan kencing.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved