Breaking News:

DPRD Kendari Soroti Parkir Liar di Kawasan Tugu Religi Sultra, Rajab Jinik: Merusak Wajah Kota

Penumpukan kendaraan di Kawasan tertib lalulintas (KTL) itu dianggap kerap mengganggu aktivitas pengguna jalan.

(Muhammad Israjab/TribunnewsSultra.com)
Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari LM Rajab Jinik menyoroti parkir liar di luar kawasan Tugu Religi Sultra. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari menyoroti parkir liar di luar kawasan Tugu Religi Sultra.

Kawasan dimaksud adalah di sepanjang ruas Jalan Abunawas, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga.

Penumpukan kendaraan di Kawasan tertib lalulintas (KTL) itu dianggap kerap mengganggu aktivitas pengguna jalan.

Hal ini dibahas dalam dengar pendapat (RDP) antara Komisi Komisi I dan III DPRD Kota Kendari dengan Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol-PP dan Polres Kendari

Rapat digelar di kantor DPRD Kota Kendari, Jalan Madusila, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (2/3/2021).

Baca juga: Ngaku Janda Tanpa Mahram hingga Ogah Jauh Anak Istri, Alasan 2 CPNS Mengundurkan Diri di Muna Barat

Baca juga: Wanita di Kolaka Utara Ini Akhiri Hidupnya dengan Cara Melukai Leher, Pemicunya Bikin Sedih

Baca juga: Deretan Kecelakaan Mengerikan di Area Smelter Morosi, Digilas Truk 10 Roda, Dihantam Truk 18 Roda

Katua Komisi III DPRD Kota Kendari, LM Rajab Jinik mengatakan, aturan sebenarnya tidak boleh ada parkir liar di kawasan itu.

"Apa yang terjadi di eks MTQ (Tugu Religi) sudah merusak wajah Kota Kendari. Walaupun ini adalah aset Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra," ucap politisi Golkar ini.

Rajab Jinik beralasan, RDP ini bertujuan untuk mencari solusi dari masalah parkir liar ini.

DPRD Kota Kendari, meminta Pemprov Sultra bertanggung jawab, sebab wilayah tersebut merupakan aset mereka.

Baca juga: Satu Kapal Perang TNI AL Diberi Nama KRI Teluk Kendari 518, Ini Spesifikasinya

Baca juga: Pemuda 24 Tahun Tewas Dihantam Truk 18 Roda di Areal Industri Smelter PT OSS Sulawesi Tenggara

Baca juga: Teller Bank Dirampok Rp 100 Juta, Dihampiri Pria Badan Tegap Berbaju Loreng yang Todongkan Pistol

Rajab menduga masalah parkir liar ini sengaja dibiarkan.

Dia meminta Gubernur Sultra Ali Mazi mesti bersikap tegas soal ini.

"Pemprov mesti melihat ini, karena eks MTQ ini merupakan ikon berada di pusat kota," katanya.

Dari hasil rapat yang telah dilakukan, DPRD merekomendasikan stakeholder terkait membuat regulasi untuk menertibkan wilayah MTQ tidak terjadi parkir liar.

"Kita minta pihak provinsi dalam hal ini gubernur langsung ada ketegasan terkait persoalan ini," ucap Rajab Jinik.(*)

Penulis: Muhammad Israjab
Editor: Fadli Aksar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved