Breaking News:

Wanita di Kolaka Utara Ini Akhiri Hidupnya dengan Cara Melukai Leher, Pemicunya Bikin Sedih

Seorang wanita Muspida (47) tega mengakhiri hidupnya dengan cara melukai lehernya sendiri dengan sebilah pisau.

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Fadli Aksar
Humas Polres Kolaka Utara
Seorang wanita Muspida (47) mengakhiri hidupnya dengan cara melukai lehernya sendiri dengan sebilah pisau. Aksi bunuh diri itu terjadi, di Lesehan Wanda, Desa Katoi, Kecamatan Katoi, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (2/3/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Seorang wanita Muspida (47) mengakhiri hidupnya dengan cara melukai lehernya sendiri dengan sebilah pisau.

Aksi bunuh diri itu terjadi, di Lesehan Wanda, Desa Katoi, Kecamatan Katoi, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (2/3/2021).

Kepala Sub Bagian (Kasubag) Seksi Hubungan Masyarakat (Humas) Kepolisian Resor (Polres) Kolut Kompol Irbar membenarkan hal itu.

Dia menjelaskan, korban pertama kali ditemukan tergeletak di lantai dengan bersimbah darah oleh sepupunya Hasna (60).

Baca juga: HEBOH Pernikahan Dini di Buton Selatan, Bocah Laki-laki 13 Tahun Nikahi Remaja Perempuan 17 Tahun

Baca juga: Satu Kapal Perang TNI AL Diberi Nama KRI Teluk Kendari 518, Ini Spesifikasinya

Baca juga: Deretan Kecelakaan Mengerikan di Area Smelter Morosi, Digilas Truk 10 Roda, Dihantam Truk 18 Roda

Baca juga: Pemuda 24 Tahun Tewas Dihantam Truk 18 Roda di Areal Industri Smelter PT OSS Sulawesi Tenggara

"Hasna langsung memanggil saudara korban Sakiman (35) dan memanggil Kepala Desa Katoi," ujar Irbar saat dihubungi melalui whatsApp messenger, Selasa (2/3/2021).

Irbar mengatakan, keluarga memutuskan untuk tidak melakukan visum dan autopsi terhadap jenazah korban.

Sebab, pihak keluarga berkesimpulan, korban diduga bunuh diri karena memiliki riwayat depresi sejak lama.

"Sejak ditinggal oleh suami untuk pergi berlayar," jelasnya.

Baca juga: Nongkrong di Depan Musala, HP Remaja Dijambret: Pelaku 3 Orang Residivis Kasus Narkoba

Baca juga: Sambut Baik Perpres Investasi Miras, Gubernur Bali : Bisa Jadi Peluang Usaha bagi IKM dan UMKM

Baca juga: 2 Sekretaris Kena Pelecehan Seksual oleh Bos yang Ngaku Bisa Meramal: Pelaku Adik Pemilik Perusahaan

Sang anak kandung Muspida, Miralida (19) pun membuat surat pernyataan tidak melakukan autopsi.

Pernyataan itu disaksikan oleh keluarga korban dan Kepala Desa Katoi Hartono.

Irbar menyebut, keluarga Muspida telah merelakan kejadian tersebut.

"Mereka akan mengurus prosesi pemakaman secara kekeluargaan," katanya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved