Giliran Adies Kadir Golkar Nonaktif Wakil Ketua DPR Usai Eko Patrio, Uya Kuya, Sahroni, Nafa Urbach

Giliran Adies Kadir dari Partai Golkar yang dinonaktifkan sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR RI.

Penulis: Sitti Nurmalasari | Editor: Aqsa
Kolase foto dok Kompas.com, Tribunnews, handover, website parpol, DPR RI
ANGGOTA DPR NONAKTIF - Kolase foto arsip Surya Utama atau Uya Kuya, Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio, Adies Kadir, Ahmad Sahroni, serta Nafa Urbach. Adies dinonaktifkan sebagai Wakil Ketua sekaligus Anggota DPR RI oleh Partai Golkar setelah sebelumnya DPP PAN menonaktifkan Eko dan Uya sebagai legislator DPR, serta Sahroni dan Nafa oleh DPP NasDem. 

“Di sisi lain, DPP Partai Golkar Menegaskan upaya partai untuk memperkuat disiplin dan etika bagi Anggota DPR RI dari Partai Golkar," ujar Sarmuji.

Adies Kadir merupakan pimpinan DPR RI yang pertama kali memerinci soal besaran tunjangan yang diterima anggota DPR RI termasuk tunjangan rumah sebesar Rp 50 juta.

Pernyataan dari Adies itu yang digadang menjadi salah satu pemicu kemarahan warga yang akhirnya menimbulkan aksi demonstrasi besar-besaran belakangan ini di beberapa wilayah termasuk Jakarta.

Nonaktif DPR 

Selain Adies Kadir dari Golkar, Eko Patrio, Uya Kuya, Ahmad Sahroni, dan Nafa Urbach, dinonaktifkan dari DPR, oleh masing-masing partai politiknya.

Penonaktifan Eko dan Uya dari DPR RI sebelumnya juga buntut dari pernyataannya yang memicu kemarahan publik terkait kenaikan tunjangan anggota DPR RI.

Penonaktifan disampaikan Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi dalam keterangan resminya, Minggu (31/8/2025).

“DPP PAN memutuskan untuk menonaktifkan Saudaraku Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio) dan Saudaraku Surya Utama (Uya Kuya) sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi PAN DPR RI, terhitung sejak hari Senin, 1 September 2025,” katanya.

Eko Patrio adalah artis sekaligus kader PAN yang sudah empat kali menjadi anggota DPR. 

Sementara Uya Kuya, baru pertama kali terpilih sebagai wakil rakyat.

Lebih lanjut, PAN mengimbau kepada masyarakat untuk bersikap tenang dan sabar dalam menyikapi persoalan dan dinamika saat ini.

Dirinya meminta kepada publik untuk mempercayakan kepada pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming menyelesaikan persoalan saat ini secara baik.

Baca juga: Ditemani Pasha Ungu, Eko Patrio dengan Suara Bergetar Minta Maaf, Anggota DPR Paling Dicari Massa

PAN, kata Viva Yoga, juga meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia yang telah tercederai perasaannya karena sikap dan pernyataan Eko Patrio dan Uya Kuya.

Sebelumnya, DPP NasDem juga mengambil langkah tegas terhadap dua kadernya Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach.

Keduanya kini diputuskan dinonaktifkan sebagai anggota DPR RI karena pernyataan yang dinilai memperkeruh suasana dan mencederai perasaan rakyat belakangan ini.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved