Ditemani Pasha Ungu, Eko Patrio dengan Suara Bergetar Minta Maaf, Anggota DPR Paling Dicari Massa

Anggota DPR RI, Eko Patrio muncul ke publik melalui sebuah video yang diunggahnya di media sosial pribadinya, Sabtu (30/8/2025). 

Instagram @ekopatriosuper
EKO - Berikut ini anggota DPR RI, Eko Patrio muncul ke publik melalui sebuah video yang diunggahnya di media sosial pribadinya, Sabtu (30/8/2025).  Eko menjadi salah satu wakil rakyat yang paling dicari massa aksi di tengah maraknya demonstrasi.  

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Berikut ini anggota DPR RI, Eko Patrio muncul ke publik melalui sebuah video yang diunggahnya di media sosial pribadinya, Sabtu (30/8/2025). 

Eko menjadi salah satu wakil rakyat yang paling dicari massa aksi di tengah maraknya demonstrasi. 

Dikutip dari Tribunnews.com, massa demo pada Jumat (29/8/2025) meneriakkan nama sejumlah anggota DPR melalui pengeras suara, mulai dari Ahmad Sahroni, Uya Kuya, hingga Eko Patrio.

"Woi pejabat-pejabat yang joget. Mana lu Uya Kuya, Eko Patrio, Sahroni?" seru para demonstran, Jumat (29/8/2025). 

Selain itu, mereka juga menagih janji DPR. 

Massa menuntut agar dibukakan pintu DPR selebar-lebarnya untuk rakyat. 

Namun, mereka tidak menemui massa aksi. 

Baca juga: Profil dan Harta Kekayaan Eko Patrio, Awal Karier Artis hingga Politisi, 15 Tahun di PAN, Utang 51 M

Eko Patrio menjadi sorotan karena aksinya berjoget hingga merespon kritik masyarakat. 

Bahkan pada aksi demonstrasi yang dilakukan, poster wajah Eko Patrio sempat diinjak-injak. 

Eko Patrio pun tampil menyampaikan permohonan maaf lewat video. 

Ia didampingi anggota DPR lainnya, yakni Pasha Ungu

"Assalamu alaikum warrahmatullahi wabarakatu, demi penuh kerendahan hati, maka saya Eko 'Patrio', menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya kepada masyarakat atas keresahan yang timbul akibat perbuatan yang saya lakukan. Dan, saya mendengar seluruh aspirasi masyarakat mengenai kekecewaan masyarakat," kata Eko 'Patrio' dengan suara bergetar. 

Eko menyadari bahwa sikapnya justru menambah luka dan perpecahan. 

"Saya menyadari sepenuhnya bahwa situasi ini membawa luka bagi bangsa terlebih bagi keluarga korban yang kehilangan orang tercinta maupun yang harus menanggung penderitaan akibat benturan yang terjadi," ujarnya.

Ia pun berjanji untuk membenahi diri sebagai wakil rakyat. 

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved