Berita Kendari
Sosok Ipda Ariel Mogens Ginting, Perwira Muda Polda Sultra yang Berani Bongkar Kasus Besar
Inilah sosok perwira muda, Ipda Ariel Mogens Ginting memiliki perjalanan karier cukup menonjol di jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara.
Penulis: La Ode Ahlun Wahid | Editor: Desi Triana Aswan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Ipda-Ariel-Mogen-Ginting-mengenakan-kemeja-putih.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI – Inilah sosok perwira muda, Ipda Ariel Mogens Ginting memiliki perjalanan karier cukup menonjol di jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra).
Namanya jadi perbincangan, karena keberaniannya membongkar deretan kasus-kasus besar yang terjadi di Kota Kendari, wilayahnya bertugas.
Berikut ulasan sosok Ipda Ariel yang dihimpun TribunnewsSultra.com:
Sosok
Pria kelahiran Batam, 7 November 2001 ini memiliki rekam jejak yang layak diperhitungkan, baik di medan operasi lapangan, unit reserse kriminal, maupun di bidang akademik.
Ipda Ariel lulus sebagai Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) pada tahun 2023 dari Polda Kepulauan Riau (Kepri) dengan predikat mentereng, yakni perolehan nilai seleksi tertinggi atau ranking 1.
Menariknya, pada tahun yang sama, ia juga dinyatakan diterima di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui jalur SBMPTN.
Meski disibukkan dengan dinamika tugas kepolisian yang padat, perwira muda berusia 24 tahun ini tetap memprioritaskan pendidikan.
Baca juga: Pencuri Kabel Genset Asrama Haji Kendari Ditangkap Polisi, Sempat Buang Ransel Berisi Perkakas
Saat ini, ia tengah menyelesaikan penyusunan tesis S2 di Universitas Airlangga (Unair) untuk meraih gelar Magister Sains.
Polisi yang Berani
Karier kedinasan Ipda Ariel di Bumi Anoa dimulai saat ditempatkan sebagai Pama Polda Sultra pada 26 Juli 2023.
Tak butuh waktu lama, pada 10 Agustus 2023, ia langsung digeser ke Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda Sultra untuk mengemban amanah sebagai Paops Subden II Dengegana.
Di lingkungan Korps Baret Biru ini, mentalnya digembleng lewat serangkaian tugas berisiko tinggi.
Ketika itu Ia dipercaya menjadi Komandan Tim (Dantim) Perlawanan Teror (Wanteror).
Bahkan pada kontestasi Pemilu 2024 lalu, Ipda Ariel ditugaskan dalam pengamanan VVIP sebagai pengawal pribadi (Walpri) Calon Presiden (Capres), serta tergabung dalam Tim Escape pada pengamanan Ring 1.
Pengalaman di Brimob ini membentuk karakternya menjadi personel yang disiplin, tenang di bawah tekanan serta mampu mengambil tindakan tegas dan terukur.