Berita Kendari
Harga Minyak Goreng Naik dan Stok Terbatas, Swalayan di Kendari Terapkan Pembatasan Pembelian
Swalayan di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Pondambea, Kadia, Kendari, Sulawesi Tenggara,membatasi pembelian minyak goreng bagi konsumen.
Penulis: Dewi Lestari | Editor: Desi Triana Aswan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Kolase-foto-minyak-goreng-di-etalase-swalayan-di-Jalan-Jenderal-Ahmad-Yani.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Swalayan di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Pondambea, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai membatasi pembelian minyak goreng bagi konsumen.
Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah panic buying atau pembelian berlebihan oleh konsumen.
Sekaligus menjaga ketersediaan barang setelah stok minyak goreng beberapa kali habis diborong pelanggan dalam sepekan terakhir.
“Karena sering kosong dibeli dalam jumlah banyak, akhirnya sementara kami batasi supaya persediaan tetap ada dan bisa dinikmati semua pelanggan,” ujar seorang karyawan swalayan saat ditemui, Selasa (26/5/2026).
Ia menyampaikan, pembeli non member hanya diperbolehkan mengambil maksimal dua pcs, sedangkan pelanggan member dapat membeli hingga tiga pcs.
Baca juga: Kios Dibobol Maling di Dapu-Dapura Kendari, Beras hingga Minyak Goreng Raib, 3 Pelaku Ditangkap
Menurutnya, tingginya permintaan membuat pihak swalayan harus mengantisipasi adanya penimbunan oleh oknum yang ingin meraup keuntungan di tengah kenaikan harga minyak goreng.
Sementara itu, seorang pelanggan, Haning mengaku keberatan dengan kebijakan tersebut karena dirinya bukan pelanggan member.
Apalagi kebutuhan minyak memang diperlukan dalam kebutuhan rumah tangga.
Meski begitu, ia tetap membeli minyak goreng sesuai kemampuan ekonomi keluarga.
“Biasanya saya beli Bimoli 1 liter sekitar Rp17 ribu, sekarang sudah di kisaran Rp25 ribu. Jadi sekarang pilih merek apa saja yang penting masih terjangkau,” jelasnya.
Berikut daftar harga minyak goreng kemasan di Swalayan setelah mengalami kenaikan:
- Bimoli 1 liter Rp25.500, sebelumnya Rp18 ribu
- Bimoli 5 liter Rp140 ribu, sebelumnya Rp110 ribu.
- Sovia 1 liter Rp24.500, sebelumnya Rp17.500
- Fitri 400 mililiter Rp11.500
- Sania 1 liter Rp27 ribu, sebelumnya Rp20 ribu
- Sabrina 900 mililiter Rp21.500
- Bimoli 2 liter Rp50 ribu, sebelumnya Rp42.190. (*)
(Tribunnewssultra.com/Dewi Lestari)