Pria Bersimbah Darah di Kendari
2 Bersaudara ODGJ Terlibat Cekcok di Jalan Macan Kendari, Adik Aniaya Kakak hingga Bersimbah Darah
Insiden penganiayan melibatkan dua saudara kandung yang diduga sama-sama mengidap gangguan jiwa terjadi di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara.
Penulis: Sugi Hartono | Editor: Sitti Nurmalasari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/2-Bersaudara-ODGJ-Terlibat-Cekcok-di-Jalan-Macan-Kendari-Adik-Aniaya-Kakak-hingga-Bersimbah-Darah.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Insiden penganiayan melibatkan dua saudara kandung yang diduga sama-sama mengidap gangguan jiwa terjadi di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Tepatnya di Jalan Mayjen Sutoyo, Kelurahan Tipulu, Kecamatan Kendari Barat, Senin (30/3/2026) siang.
Karena kejadian ini, satu orang harus dilarikan ke rumah sakit usai mengalami luka serius.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.20 Wita ini, menimpa AH (61), seorang pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Bulog.
AH diduga dianiaya oleh adik kandungnya, HHH (53), di kediaman mereka yang terletak di Lorong Macan.
Baca juga: Rumah Singgah di Kendari Sulawesi Tenggara Segera Difungsikan, Ada Asrama hingga Ruangan Khusus ODGJ
Kepanikan warga bermula saat AH terlihat keluar dari rumahnya dalam kondisi bersimbah darah.
Dalam keadaan luka parah, korban sempat berupaya mencari moda transportasi ojek di pinggir jalan untuk menuju rumah sakit.
Melihat kondisi kritis tersebut, warga segera menghentikan mobil yang melintas dan mengevakuasi korban ke Rumah Sakit (RS) Santa Anna Kendari.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kemaraya, Inspektur Polisi Satu atau Iptu Busran, mengonfirmasi saat petugas tiba di tempat kejadian perkara (TKP) pukul 14.35 Wita, ceceran darah ditemukan di berbagai sudut lantai rumah.
HHH ditemukan di dalam rumah tanpa perlawanan dengan kondisi tangan yang masih berlumuran darah.
Baca juga: Anak ODGJ Aniaya Ibu Kandung di Kabawo Muna Sulawesi Tenggara, Pernah 3 Kali Dirawat di RSJ Kendari
"Saat diamankan, pelaku bersikap kooperatif dan menunjukkan sebilah pisau yang digunakan untuk menganiaya kakaknya," ujar Iptu Busran saat dikonfirmasi di Kendari, Senin sore.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan keterangan para tetangga, baik korban maupun pelaku diketahui merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Selama ini, keduanya tinggal berdua dan kerap terlibat perselisihan tanpa pemicu yang jelas, baik antarsaudara maupun dengan warga sekitar.
Iptu Busran menjelaskan bahwa faktor kondisi kejiwaan menjadi latar belakang kuat terjadinya insiden ini.
Keterangan dari saksi di lingkungan setempat menyebutkan bahwa kedua saudara ini memang sudah lama mengidap gangguan jiwa.
Baca juga: Polisi Temukan Parang yang Dipakai Pria ODGJ Habisi Nyawa Ibunya hingga Lukai Tetangga di Muna
| Kesal Diejek Tak Salat Jumat, Pelajar Nekat Aniaya Teman di Samping Masjid Kendari Sulawesi Tenggara |
|
|---|
| Polisi Dalami Motif Suami Aniaya Istri dan Anak Kandung hingga Luka Kepala dan Leher di Routa Konawe |
|
|---|
| Kronologi Suami Aniaya Istri dan Anak Kandung di Routa Konawe, Luka Berat di Leher dan Kepala |
|
|---|
| BREAKING NEWS Polisi Tangkap Suami Aniaya Istri, Tebas Anak Kandung di Konawe Sulawesi Tenggara |
|
|---|
| Korban Ngaku Trauma, Bripda LI Dikeluarkan dari Ruang Sidang Kasus Polisi Konawe Utara Aniaya Pacar |
|
|---|