Berita Kendari
Siswa SRMP 25 Kendari Sulawesi Tenggara Dapat Laptop dari Kemensos, Diajari Coding dan AI
Sekolah Rakyat Menengah Pertama 25 Kendari, Sulawesi Tenggara, menerima laptop dari Kementerian Sosial untuk menunjang proses pembelajaran digital
Penulis: Dewi Lestari | Editor: Amelda Devi Indriyani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Siswa-SRMP-25-Kendari-Sulawesi-Tenggara-Dapat-Laptop-dari-Kemensos-Diajari-Coding-dan-AI.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 25 Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), menerima laptop dari Kementerian Sosial (Kemensos) untuk menunjang proses pembelajaran berbasis digital.
SRMP 25 Kendari berlokasi di Sentra Meohai Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wua-Wua, Kota Kendari.
Lokasinya berjarak sekira 5,1 kilometer atau 12 menit berkendara dari kawasan pusat kota di Tugu Religi Eks MTQ Kelurahan Korumba Kecamatan Mandonga.
Perangkat tersebut digunakan dengan skema satu siswa satu laptop selama kegiatan belajar mengajar di kelas.
Setelah jam pelajaran berakhir, laptop dikumpulkan kembali dan tidak dibawa ke asrama.
Penggunaan perangkat dibatasi pada jam sekolah, mulai 07.00 Wita hingga 15.30 Wita.
Kepala SRMP 25 Kendari, Ferdinand Nicholas Boonde, mengatakan laptop tersebut menjadi sarana utama siswa mengakses Learning Management System (LMS) atau platform perangkat lunak berbasis web dalam pembelajaran online.
Baca juga: Hari Pertama Sekolah Murid SRMP 25 Kendari, Tulis Harapan Untuk Semester Genap: Lebih Rajin Salat
Selain itu, mengakses modul, mengerjakan asesmen, mengisi jurnal, hingga melihat hasil penilaian selama proses pembelajaran.
Selain siswa, para guru juga akan difasilitasi laptop untuk mendukung kegiatan mengajar, seperti mengunggah materi, tugas, dan nilai melalui LMS.
Pengiriman laptop untuk guru dijadwalkan pada Januari 2026.
“Saat ini tersedia 49 unit laptop, menyesuaikan dengan jumlah siswa yang aktif. Awalnya ada 50 siswa, namun satu orang mengundurkan diri," ujar kepala sekolah.
"Jika akhir Januari ada siswa pengganti, kami akan kembali mengirimkan data ke Kemensos agar tambahan laptop dapat dikirim,” kata Ferdinand saat ditemui di kantornya, Kamis (15/1/2026).
Ia menyampaikan, jumlah tenaga pendidik di SRMP 25 Kendari sebanyak 11 guru, sehingga total kebutuhan perangkat laptop mencapai 61 unit, termasuk dengan siswa.
Untuk menunjang pembelajaran, ruang kelas juga dilengkapi smartboard.
Baca juga: Sekolah Rakyat Bakal Dibangun di Konsel dan Konawe, Gubernur ASR Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah
Kata dia, fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah merespon perkembangan teknologi dan mendorong proses belajar berbasis digital.
| Hari Pertama Sekolah Murid SRMP 25 Kendari, Tulis Harapan Untuk Semester Genap: Lebih Rajin Salat |
|
|---|
| Sekolah Rakyat Bakal Dibangun di Konsel dan Konawe, Gubernur ASR Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah |
|
|---|
| Sekolah Rakyat Jenjang SMA Mulai Dibangun 2026, Gubernur Sultra Siapkan Lokasi di Konawe dan Konsel |
|
|---|
| Mensos Pastikan Ada Tunjangan Penghasilan Guru dan Kepsek Sekolah Rakyat |
|
|---|
| Link 251 PPPK Tahap 3 Calon Guru Sekolah Rakyat Termasuk Sulawesi Tenggara, Hasil Seleksi Kemensos |
|
|---|