Hasil Pemilihan RT RW di Kendari
976 RT dan RW Kendari Dikukuhkan, Dana TKD Turun Berimbas ke Program Rp100 Juta per Rukun Tetangga
Sebanyak 976 Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) se-Kota Kendari masa bakti 2026-2030 dikukuhkan, Rabu (7/1/2026) pagi sekira pukul 08.13 WITA.
Penulis: Apriliana Suriyanti | Editor: Amelda Devi Indriyani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/976-RT-dan-RW-Kendari-Dikukuhkan-Dana-TKD-Turun-Berimbas-ke-Program-Rp100-Juta-per-Rukun-Tetangga.jpg)
"Harapan kita RT dan RW ini menjadi ujung tombak kita (pemerintah) di wilayah masing-masing," katanya saat diwawancarai wartawan.
Baca juga: Daftar Nama Kepala Dinas, Camat hingga Kepsek Dilantik Wali Kota Kendari Siska Karina Imran
Program Rp100 Juta per RT
Program Rp100 juta per RT di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara bakal direalisasikan pada 2026.
Program ini merupakan janji politik pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran-Sudirman.
Usai penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada Ketua RT dan RW terpilih di Lapangan Upacara Kantor Balai Kota Kendari, Siska berterus terang soal kondisi finansial pemerintah kota.
Politisi Partai NasDem ini menyampaikan, pemerintah pusat mengurangi dana transfer ke daerah atau TKD tahun ini.
"Secara keseluruhan di Indonesia, terjadi pengurangan TKD dari pemerintah pusat," ujar dia.
Pada tahun 2025, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Kendari senilai Rp1,6 triliun.
Namun karena adanya pemotongan dari pusat dalam hal ini Kementerian Keuangan, total APBD 2026 adalah Rp1,3 triliun.
Baca juga: Anggaran Rp10 Miliar Kembali Digelontorkan Pemkot Kendari Jamin Kesehatan Masyarakat Tahun 2026
Adapun dana TKD Kendari pada tahun anggaran 2025 sebesar Rp1,05 triliun, sedangkan untuk 2026 menjadi Rp700an miliar.
"Dana transfer ke daerah itu kurang lebih Rp700 miliar sekian, nggak sampai Rp800 miliar," jelas Siska.
Lebih lanjut dia menjabarkan, anggaran Rp700 miliar itu dialokasikan untuk gaji ASN, imam masjid, hingga RT dan RW.
Meski demikian, mantan Wakil Wali Kota Kendari periode 2020-2022 itu bersyukur daerah masih memiliki pendapatan asli daerah (PAD) sebagai penopang keuangan.
Dia berharap, seluruh RT dan RW se-Kota Kendari dapat memaklumi kondisi tersebut, tetap menjaga kekompakan, serta bekerja dengan penuh keikhlasan.
"Jangan khawatir kita masih menggelontorkan beberapa program kepada wilayah bapak-ibu semua, jangan khawatir walaupun tidak sesuai ekspektasi," tutupnya. (*)
(TribunnewsSultra.com/Apriliana Suriyanti)
| Daftar Nama Ketua RT RW Terpilih 4 Kelurahan di Kecamatan Wuawua Kendari Sulawesi Tenggara |
|
|---|
| Nama Ketua RT dan RW Terpilih Kelurahan Punggolaka, Tobuuha dan Abeli Dalam Puuwatu Kota Kendari |
|
|---|
| Daftar Nama RW dan RT Terpilih di Kelurahan Wowawanggu dan Bende Kecamatan Kadia Kendari Sultra |
|
|---|
| Viral Mimbar Masjid Diambil Usai Gagal Jadi Ketua RT di Kambu Kendari, Warga Patungan Beli Baru |
|
|---|