Minggu, 12 April 2026

Kasus MBG di Sulawesi Tenggara

Lewat Secarik Kertas Kecil di Ompreng MBG, Murid Minta Burger hingga Ayam Geprek ke SPPG Kendari

Rifani bercerita, Tim Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kerap menemukan secarik kertas kecil di dalam ompreng para murid.

Tayang:
zoom-inlihat foto Lewat Secarik Kertas Kecil di Ompreng MBG, Murid Minta Burger hingga Ayam Geprek ke SPPG Kendari
TribunnewsSultra.com/Apriliana Suriyanti
KEPALA BGN SULTRA - Kepala Regional Badan Gizi Nasional (BGN) Sulawesi Tenggara (Sultra), Rifani Agnes membagikan kisah menarik seputar pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Kendari saat ditemui di SPPG Wua-Wua 2, Senin (20/10/2025). (TribunnewsSultra.com/Apriliana Suriyanti) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kepala Regional Badan Gizi Nasional (BGN) Sulawesi Tenggara (Sultra), Rifani Agnes membagikan kisah menarik seputar pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Kendari.

Rifani bercerita, Tim Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kerap menemukan secarik kertas kecil di dalam ompreng para murid.

Kertas tersebut berisi permintaan menu MBG dari anak-anak mulai dari burger hingga ayam geprek.

“Anak-anak menanyakan mungkin bisa menunya burger, ayam geprek, atau apa itu sering kami temukan,” katanya, Senin (20/10/2025).

Tak hanya dari murid, para guru di sekolah juga sering menyampaikan langsung permintaan serupa kepada asisten lapangan yang bertugas di lokasi.

Baca juga: Sarana Sanitasi Dapur MBG di Baubau Perlu Dibenahi, Sampah Tak Boleh Disimpan 1 Kali 24 Jam

Menanggapi itu, Agnes bilang, pihaknya selalu menyesuaikan menu dengan kemampuan dapur dan kebutuhan gizi seimbang.

“Pada dasarnya kami tetap menyesuaikan, menu yang disediakan juga dibuat bervariasi,” ujarnya.

Selain permintaan menu, guru juga wajib melapor ke asisten lapangan apabila ditemukan kendala dalam pendistribusian MBG seperti jumlah paket yang tidak sesuai.

Cara melapornya yakni secara langsung ke asisten lapangan ataupun melalui WhatsApp ke Kepala SPPG.

Dalam kesempatan itu, Agnes yang ditemui TribunnewsSultra.com sedang bersama Komisi III DPRD Kota Kendari.

Baca juga: Relawan Dapur SPPG Baubau Wajib Pahami Teknis Penjamah Makanan, Upaya Cegah Siswa Keracunan MBG

Lokasinya di SPPG Wua-Wua 2, Jalan Tunggala, Kelurahan Anawai, Kecamatan Wua-Wua, Kota Kendari.

Berjarak 5,2 kilometer atau 16 menit dari Kantor Balai Kota Kendari, Jalan Abdullah Silondae, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga.

Belasan anggota dewan tersebut meninjau kualitas kebersihan dan efektivitas pelaksanaan program MBG.

Mereka memasuki setiap ruangan dapur mulai dari ruang gudang kering, ruang pendingin, ruang produksi, ruang alat masak.

Kemudian ruang penyimpanan hasil produksi, ruang pengemasan, ruang cuci alat, hingga proses loading paket MBG.

Baca juga: Dapur MBG di Unaaha Konawe Setop Beroperasi Sementara Buntut Dugaan Keracunan Pelajar, BGN Evaluasi

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved