Senin, 27 April 2026

Kasus MBG di Sulawesi Tenggara

Lewat Secarik Kertas Kecil di Ompreng MBG, Murid Minta Burger hingga Ayam Geprek ke SPPG Kendari

Rifani bercerita, Tim Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kerap menemukan secarik kertas kecil di dalam ompreng para murid.

Tayang:
zoom-inlihat foto Lewat Secarik Kertas Kecil di Ompreng MBG, Murid Minta Burger hingga Ayam Geprek ke SPPG Kendari
TribunnewsSultra.com/Apriliana Suriyanti
KEPALA BGN SULTRA - Kepala Regional Badan Gizi Nasional (BGN) Sulawesi Tenggara (Sultra), Rifani Agnes membagikan kisah menarik seputar pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Kendari saat ditemui di SPPG Wua-Wua 2, Senin (20/10/2025). (TribunnewsSultra.com/Apriliana Suriyanti) 

Menurut Wakil Ketua Komisi III, Arsyad Alastum, pelaksanaan standar operasional di dapur tersebut sudah sangat baik.

"Kita sudah lihat mulai dari penerimaan bahan baku, tempat pengolahan, sampai pembuangan limbahnya di situ ada saringan," ujarnya.

Dia menyampaikan, makanan diolah mulai pukul 02.00 Wita hingga 10.00 Wita. Hal ini untuk memastikan menu aman dan tidak basi.

Saat ini, SPPG Wua-Wua 2 tersebut melayani 1.793 peserta didik dari 14 sekolah.

Total dapur MBG yang tersebar di Kota Kendari sebanyak 26 SPPG, 17 di antaranya sudah aktif beroperasi.

Baca juga: 18 Dapur MBG Bermasalah, BPOM Temukan 5 Penyebab Keracunan Massal di Indonesia, Korban 9.089 Orang

Khusus SPPG Wua-Wua 2 tersebut, melayani 1.793 peserta didik sebagai penerima manfaat dari 14 sekolah.

Hingga saat ini, realisasi program MBG di Kota Kendari sudah mencapai 65 persen dan menargetkan 100 persen pada akhir 2025 dengan menambah 10 dapur lainnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Apriliana Suriyanti)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved