Jumat, 22 Mei 2026

Menyapa Nusantara

Jangan Ciptakan Fobia pada Teknologi

Persoalan anak-anak memanfaatkan gawai untuk bermain atau mem-browsing konten yang tidak sepantasnya bisa dihindari.

Tayang:
zoom-inlihat foto Jangan Ciptakan Fobia pada Teknologi
ANTARA FOTO/Adwit B Pramono/hp/aa
PELAJAR PAKAI GAWAI - Pelajar memanfaatkan jaringan internet 4G untuk belajar secara daring di Desa Budo, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Kamis (8/4/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, JAKARTA - Menarik untuk dicermati, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi mengusulkan tugas sekolah tidak lagi diberikan oleh para guru melalui gawai kepada para siswa, melainkan secara manual.

Pemberian tugas oleh sekolah tidak hanya dikurangi lewat gawai atau telepon seluler, tapi kemudian dilarang.

Jadi yang disalahkan adalah perkembangan teknologi. Padahal, perubahan teknologi adalah sebuah keniscayaan yang tidak bisa kita hindari.

Kapanpun dan di manapun, kita akan selalu menghadapi perkembangan teknologi yang begitu cepat.

Banyak contoh bagaimana kita begitu tergagap-gagap saat memesan layanan ojek daring, pada saat awal kemunculannya.

Penumpang dan pengemudi ojek daring begitu ketakutan terhadap pengemudi ojek pangkalan.

Tidak jarang, sejumlah pengemudi ojek pangkalan begitu marah dan beringas, bahkan memukuli pengemudi ojek daring. Mereka tidak rela para penumpang memesan lewat aplikasi.

Baca juga: Mengurangi Sampah Plastik untuk Lingkungan yang Baik dan Sehat

Kini, semua telah berubah, nyaris seluruh aspek kehidupan berkaitan dengan aktivitas daring. Bahkan, cara memesan dan tren mengonsumsi makanan pun berubah. Kita bisa memesan lewat aplikasi, dan tidak lama kemudian makanan minuman tersaji di hadapan kita.

Saat ini, teknologi sudah ada di genggaman kita, memudahkan memesan kamar hotel, tiket kendaraan umum, menonton film di bioskop, menonton konser, apapun bisa dilakukan secara daring. Ini membuat orang mager, alias malas bergerak.

Namun, tidak jarang aktivitas daring bisa mengecewakan. Rasa kecewa kadang muncul, saat barang yang dipesan tidak sesuai dengan harapan kita.

Itulah plus-minus pemesanan barang secara daring. Suatu kondisi yang begitu biasa pada abad ini.

Bijak Teknologi

Apa yang diusulkan oleh Menteri PPPA ini akan menciptakan “fobia” teknologi baru. Seolah-olah teknologi adalah sesuatu yang menakutkan dan perlu dihindari.

Bukannya mengharapkan para siswa dan orang tua lebih bijak dalam penggunaan teknologi. Kita malah menciptakan suatu monster yang menakutkan bagi siswa. Penolakan ini bisa membuat kita malu di hadapan masyarakat internasional.

Sejatinya anak-anak dan orang tua bisa diimbau, atau pihak sekolah bisa membuat sistem yang berkaitan kebijakan pemakaian teknologi.

Baca juga: INFOGRAFIK Penyerapan Tenaga Kerja Sektor IKM Meningkat

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved