Kata Buya Yahya soal Waktu Tepat Melaksanakan Puasa Syawal, Jelaskan Mazhab Syafi'i dan Maliki
Menurutnya dalam menjalankan ibadah puasa tersebut bisa dilakukan secara berurutan atau tak harus dilakukan berurutan.
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Desi Triana Aswan
TRIBUNNEWSSULTRA.COM- Berikut ini ulasan pernyataan Buya Yahya mengenai waktu tepat melaksanakan ibadah puasa Syawal.
Menurutnya dalam menjalankan ibadah puasa tersebut bisa dilakukan secara berurutan atau tak harus dilakukan berurutan.
Dalam penjelasannya itu, ia menjabarkan dua mazhab berbeda.
Yakni Mazhab Syafi'i dan Maliki yang memiliki pemahaman berbeda terkait pelaksanaan puasa Syawal.
Hal ini sebagai acuan umat Muslim dalam mengerjakan ibadah puasa Syawal.
Seperti diketahui, puasa Syawal adalah ibadah sunnah yang dianjurkan setelah Ramadan.
Ibadah ini memiliki keutamaan yang luar biasa karena sama dengan menjalankan puasa setahun penuh.
Dari Mazhab Syafi'i, puasa ini sangat dianjurkan dimulai dari 2 Syawal dan dilakukan berurutan, meski boleh juga tidak berurutan.
Mazhab Maliki memakruhkan jika puasa langsung dilaksanakan setelah Idul Fitri.
Baca juga: Niat Puasa Syawal 1446 Hijriah, Doa dan Panduan Melaksanakan Puasa Sunnah yang Tepat
Karena hal tersebut tidak dianggap wajib.
Spesialnya, ibadah puasa Syawal ini ramai dilakukan umat Muslim.
Pasalnya keutamaan dari puasa ini sangat besar.
Hanya dengan berpuasa enam hari, setara dengan menjalankan puasa setahun lamanya.
Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim ra.
Dalam hadis tersebut disebutkan bahwa berpuasa selama enam hari setara dengan berpuasa selama setahun penuh.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.