Video Viral di Konawe Utara

Sebelumnya Diklaim Habis, Viral Warga Temukan Gas Elpiji di Pangkalan Konawe Utara Sulawesi Tenggara

Sejumlah warga disalah satu desa Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas elpiji di pangkalan.

Penulis: Nursaida | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/Nursaida
PANGKALAN ELPIJI - Salah satu pangkalan gas elpiji di Kabupaten Konawe Utara (Konut), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) saat dikunjungi oleh warga dan Babinsa, Kamis (20/2/2025). Kunjungan ini setelah salah seorang warga desa Marwan menemukan masih ada gas elpiji di dalam pangkalan setelah sebelumnya diklaim habis. (TribunnewsSultra.com/Nursaida) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONAWE UTARA - Sejumlah warga disalah satu desa Kabupaten Konawe Utara (Konut), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas elpiji di pangkalan.

Keluhan ini muncul setelah beberapa warga mengaku kesulitan memperoleh gas meskipun pengiriman dari agen disebut baru saja tiba pada Rabu (19/2/2025) malam.

Salah seorang warga, Marwan, mengungkapkan dirinya memutuskan untuk mengecek langsung persediaan di pangkalan pada Kamis (20/2/2025) karena prihatin terhadap kondisi masyarakat.

"Tadi malam kan datang dikasih turun gas, kenapa sampai tiba-tiba cepat habis. Makanya saya langsung masuk di dalam meyakinkan apa itu betul-betul tidak ada atau masih ada," ujarnya kepada TribunnewsSultra.com.

Ia menyebut, berdasarkan pengamatannya, terdapat sejumlah tabung gas di dalam pangkalan yang sebelumnya diinformasikan persediaan telah habis.

Baca juga: Tidak Ada Gas Elpiji 3 Kg, Warga Kota Baubau Sulawesi Tenggara Mayoritas Pakai Minyak Tanah

"Ternyata saya masuk di dalam masih ada," ujarnya.

Marwan juga membagikan video dari hasil pengecekan tersebut ke beberapa grup komunitas masyarakat.

Di mana, video ini kemudian mendapat perhatian dari masyarakat Konawe Utara.

Sementara itu, pemilik pangkalan belum berhasil ditemui oleh TribunnewsSultra.com untuk memberikan klarifikasi terkait persediaan gas.

Menanggapi hal ini, Bintara Pembina Desa (Babinsa) wilayah tersebut menyatakan akan mengambil langkah preventif bersama pihak desa dan agen agar distribusi gas ke depan berjalan lebih baik.

Baca juga: 2 Pria di Laloeha Kolaka Curi Tegel dan Tabung Gas Elpiji di Depan Toko Bangunan Terekam CCTV

"Kami akan mengambil tindakan langkah preventif dengan pihak lembaga desa termasuk agen ini untuk ke depannya lebih bagus lagi pendistribusiannya ke masyarakat," ujar Babinsa tersebut dikonfirmasi TribunnewsSultra.com saat mengunjungi pangkalan gas.

Ia berharap langkah ini dapat mencegah terjadinya kesalahpahaman masyarakat terkait distribusi gas elpiji di desa tersebut.

Beberapa warga sekitar pangkalan juga memberikan tanggapan bahwa situasi ini kemungkinan merupakan bentuk kesalahpahaman.

"Salah paham saja ini," ujar salah seorang warga desa saat memberikan keterangan kepada Babinsa setempat.(*)

(TribunnewsSultra.com/Nursaida) 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved