Berita Sulawesi Tenggara
Hasil Survei Penilaian Integritas 2024 Se-Sulawesi Tenggara, Baubau Tertinggi, Daftar Daerah Rentan
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meluncurkan hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) 2024 secara virtual, Rabu (22/1/2025).
Penulis: Dewi Lestari | Editor: Amelda Devi Indriyani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Hasil-Survei-Penilaian-Integritas-2024-Se-Sulawesi-Tenggara-Baubau-Tertinggi-Buton-Utara-Terendah.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meluncurkan hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) 2024 secara virtual, Rabu (22/1/2025).
Peluncuran SPI turut dihadiri oleh Menteri Pertanian, Ketua KPK, Ketua Dewan Pengawas KPK, Ketua BRIN, Komisioner OJK, Komisioner Ombudsman, Wakil Kepala BKN.
Selain itu, Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andap Budhi Revianto, serta Kepala Daerah se-Indonesia.
SPI tersebut bertujuan untuk membantu Kementerian/Lembaga (K/L) dan Pemerintah Daerah dalam memetakan risiko korupsi serta memperkuat upaya pencegahannya.
Saat ini SPI turut melibatkan kerja sama dengan 41 universitas di seluruh Indonesia, salah satunya Universitas Halu Oleo (UHO) di Sulawesi Tenggara.
Baca juga: Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota di Sulawesi Tenggara Diminta Terapkan Tata Kelola Transparan
Ketua KPK, Setyo Budiyanto selaku keynote speech menegaskan masih banyak daerah yang rentan terhadap masalah integritas.
Sehingga, untuk menyelesaikan permasalahan korupsi, data SPI sangat penting untuk menjadi alat ukur integritas di K/L dan Pemerintah Daerah.
Selain itu, ia juga mendorong peningkatan perilaku anti korupsi menuju Indonesia Emas 2045.
"Menjelang Indonesia Emas 2045, perbaikan integritas dan pemberantasan korupsi harus terus dioptimalkan," kata Setyo Budiyanto.
Dalam SPI, terdapat tiga kategori yang digunakan dalam pengukuran, yakni kategori Terjaga, dengan rentang nilai indeks antara 78,00 hingga 100.
Kemudian, kategori Waspada dengan rentang nilai indeks 73,00 hingga 79,00, serta kategori Rentan, dengan nilai di bawah 72,99.
Sementara itu, hasil SPI 2024 yang disampaikan dalam peluncuran ini yakni nasional mencapai angka 71,53, meningkat dari 2023 sebesar 70,97.
Sedangkan Sultra menunjukkan pencapaian yang bervariasi di tingkat daerah.
Kota Baubau mencatat indeks tertinggi di provinsi sebesar 75,61, tetapi masih masuk dalam kategori Waspada.
Baca juga: 17 Kabupaten dan Kota di Sulawesi Tenggara Terima Ranperda Data Desa dan Kelurahan Presisi
Lalu, Kabupaten Buton Utara meraih indeks terendah sebesar 66,11, yang berada dalam kategori Rentan,