Kisah Viral

Viral Kisah Siswi di Maluku Dicoret Ikut Seleksi Paskibraka 2024, Punya Nilai Tertinggi Tapi Diganti

Berikut ini viral di media sosial, kisah seorang siswi di Maluku yang dicoret namanya untuk mengikuti seleksi Paskibraka nasional tahun 2024.

Kolase TribunnewsSultra.com
Berikut ini viral di media sosial, kisah seorang siswi di Maluku yang dicoret namanya untuk mengikuti seleksi Paskibraka nasional tahun 2024. Ia adalah Kristianie Lumatalale, yang awalnya mewakili Maluku untuk seleksi nasional Paskibraka 2024. Sayangnya, tak lama setelah dinyatakan lolos tingkat provinsi, ia digantikan. Kristianie pada dasarnya memiliki nilai tertinggi namun tetap digantikan. 

"Pengumuman seleksi provinsi itu tanggal 31 Mei. Jadi kami ada empat orang yang diumumkan lolos mewakili Maluku."

"Panitia juga sudah arahkan untuk kami persiapan berangkat ke Jakarta ikut seleksi nasional," ungkapnya.

Empat hari setelah pengumuman, panitia mengarahkan empat orang peserta seleksi untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan di laboratorium RSUD dr Haulussy.

"Kami berempat disuruh kumpul di kantor gubernur lalu diarahkan untuk melakukan medical check up di RSUD dr Haulussy itu tanggal 3-4 Juni," kata Kristianie.

Setelah itulah nama Kristianie tiba-tiba dicoret dan digantikan orang lain.

Kristianie merasa kecewa karena hal tersebut dilakukan secara diam-diam tanpa adanya pemberitahuan dan alasannya.

"Tiba-tiba nama saya diganti di saat persiapan keberangkatan dan saya tidak pernah diberi tahu oleh panitia," ujarnya.

la merasa janggal karena ada dua orang temannya yang sebelumnya tidak lolos seleksi tingkat provinsi justru dipanggil untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan oleh panitia seleksi daerah.

Tak lama setelah itu, seorang teman Kristianie yang sebelumnya tak lolos seleksi namun ikut pemeriksaan kesehatan dan mengirimkan daftar tiket keberangkatan ke Jakarta kepadanya.

Nama Kristianie dan seorang temannya yang sebelumnya dinyatakan lolos tidak masuk dalam daftar tiket itu dan telah diganti dengan orang lain.

Anehnya, ada lima peserta yang diberangkatkan, padahal jatah untuk Maluku hanya empat orang.

"Yang berangkat ke Jakarta ada lima orang. Saya heran tiba-tiba mereka yang tidak lolos dipanggil untuk ikut pemeriksaan kesehatan dan yang saya paling heran lagi ada teman saya bisa tahu hasil kesehatan saya," ungkap dia.

Pernah Pingsan saat Latihan

Kristianie mendapat informasi dari salah satu temannya, dia dinilai tidak memenuhi syarat dalam tes kesehatan karena HB yang rendah dan pernah pingsan saat latihan baris berbaris.

Namun Kristianie membantah dirinya pernah pingsan saat mengikuti latihan baris berbaris.

Halaman
1234
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved