Rabu, 29 April 2026

OPINI

OPINI: Mengapa Penerapan GMP Penting Bagi Industri Makanan dan Minuman?

Sangat penting bagi industri makanan dan minuman mengatur GMP di tempat kerja untuk memastikan kualitas dan keamanan produk yang konsisten.

Tayang:
zoom-inlihat foto OPINI: Mengapa Penerapan GMP Penting Bagi Industri Makanan dan Minuman?
Istimewa
Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Gizi, Universitas Hasanuddin, Sudarmin. 

Oleh: Sudarmin

Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Gizi, Universitas Hasanuddin

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Good Manufacturing Practices (GMP) adalah pedoman kerja menjelaskan tentang proses produksi makanan yang dapat menghasilkan produk aman, bermutu, dan layak untuk dikonsumsi.

Penerapan GMP akan dapat membantu jajaran manajemen untuk membangun suatu sistem jaminan mutu yang baik.

Jaminan mutu sendiri tidak hanya berkaitan dengan masalah pemeriksaan (inspection) dan pengendalian (control), tetapi juga menetapkan standar mutu produk yang sudah harus dilaksanakan sejak tahap perancangan produk (product design) sampai produk tersebut didistribusikan kepada konsumen.

Penerapan GMP di Indonesia berpedoman pada Peraturan Menteri Perindustrian RI Nomor 75/M-IND/PER/7/2010.

Secara umum terdapat 18 aspek GMP yang ditetapkan sebagai acuan industri pengolahan pangan terdiri dari lokasi, bangunan, fasilitas sanitasi, mesin dan peralatan, bahan, pengawasan proses, produk akhir.

Laboratorium, karyawan, pengemas, label dan keterangan produk, penyimpanan dan pemeliharaan program sanitasi, pengangkutan, dokumentasi/pencatatan, pelatihan, penarikan produk dan pelaksanaan pedoman.

Sangat penting bagi industri makanan dan minuman mengatur GMP di tempat kerja untuk memastikan kualitas dan keamanan produk yang konsisten.

Baca juga: OPINI: Air Sebagai Pelepas Dahaga Juga Media Pengantar Pesan

Menurut De Oliveira et al., 2016, GMP berfokus pada 5 P akan membantu mematuhi standar yang ketat di seluruh proses produksi:

1. Personel (Orang)

Semua karyawan diharapkan untuk secara ketat mematuhi proses dan peraturan manufaktur.

Pelatihan GMP saat ini harus dilakukan oleh semua karyawan untuk sepenuhnya memahami peran dan tanggung jawab mereka.

Menilai kinerja mereka membantu meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan kompetensi mereka.

2. Produk

Semua produk harus menjalani pengujian, perbandingan, dan jaminan kualitas secara konstan sebelum didistribusikan ke konsumen.

Baca juga: OPINI: Internalisasi Kemandirian Siswa Dalam Belajar: Menakar Peran Guru Tumbuhkan Kemandirian Siswa

Manufaktur harus memastikan bahwa bahan utama termasuk produk mentah dan komponen lainnya memiliki spesifikasi yang jelas pada setiap tahap produksi.

Metode standar harus diperhatikan untuk pengemasan, pengujian, dan pengalokasian sampel produk.

3. Proses

Proses harus didokumentasikan dengan baik, jelas, konsisten, dan didistribusikan ke semua karyawan.

Evaluasi rutin harus dilakukan untuk memastikan semua karyawan mematuhi proses saat ini dan memenuhi standar yang disyaratkan organisasi.

4. Prosedur

Prosedur adalah seperangkat pedoman untuk melakukan proses kritis atau bagian dari proses untuk mencapai hasil yang konsisten.

Baca juga: OPINI: Bias Gender Imam Shamsi Ali, Catatan Kecil Hari Ibu

Itu harus ditata untuk semua karyawan dan diikuti secara konsisten.

Setiap penyimpangan dari prosedur standar harus segera dilaporkan dan diselidiki.

5. Place (Tempat)

Tempat harus mempromosikan kebersihan setiap saat untuk menghindari kontaminasi silang, kecelakaan, atau bahkan kematian.

Semua peralatan harus ditempatkan atau disimpan dengan benar dan dikalibrasi secara teratur untuk memastikan kesesuaiannya dengan tujuan menghasilkan hasil yang konsisten untuk mencegah risiko kegagalan peralatan.

Penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) dalam industri makanan dan minuman bukan hanya sebuah kewajiban, tetapi juga sebuah investasi yang memberikan banyak manfaat bagi semua pihak yang terlibat.

Adapun manfaat penerapan GMP adalah:

Baca juga: OPINI: Ironi Jalan Rusak di Daerah Penghasil Aspal Terbesar

1. Bagi Konsumen

GMP memastikan produk yang dikonsumsi aman dan terbebas dari kontaminasi fisik, kimia, dan biologis, sehingga meminimalkan risiko keracunan dan penyakit lainnya.

GMP juda menjamin produk yang dikonsumsi memiliki kualitas yang konsisten dan terstandarisasi, sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan.

Selain itu penerapan GMP dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap kualitas dan keamanan produk, serta reputasi perusahaan.

2. Bagi Produsen

GMP membantu meningkatkan efisiensi dan produktivitas melalui penerapan standar yang sistematis dan terdokumentasi, sehingga meminimalisir pemborosan dan meningkatkan waktu produksi.

Penerapan GMP juga membantu meningkatkan kualitas produk secara keseluruhan, sehingga meningkatkan daya saing perusahaan di pasaran.

Baca juga: OPINI: KPHku Sayang, Hutanku Gersang

Selain itu, GMP juga membantu perusahaan dalam mengurangi biaya produksi dan biaya terkait kualitas produk yang tidak baik.

Serta membantu perusahaan dalam memenuhi standar internasional dan membuka peluang untuk memasuki pasar global.

3. Bagi Pemerintah

GMP membantu pemerintah dalam meningkatkan pengawasan dan regulasi terhadap industri makanan dan minuman, sehingga memastikan produk yang beredar di pasaran aman dan layak dikonsumsi.

GMP juga membantu meningkatkan kesehatan masyarakat dengan memastikan produk yang dikonsumsi aman dan terbebas dari kontaminasi.

Penerapan GMP juga membantu mendorong pertumbuhan ekonomi dengan meningkatkan daya saing industri makanan dan minuman di pasar global.

Penerapan GMP merupakan fondasi penting untuk industri makanan dan minuman dalam menghasilkan produk yang aman, bermutu, dan kompetitif di pasar global.

Baca juga: OPINI: Nikel Sultra Terhadap “Kesejahteraan” Ekonomi

Manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh konsumen dan produsen, tetapi juga pemerintah dan masyarakat secara keseluruhan.

Penerapan GMP merupakan komitmen bersama untuk memastikan keamanan dan kualitas produk makanan dan minuman yang dikonsumsi masyarakat. (*)

(TribunnewsSultra.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved