Berita Kendari
IAIN Kendari Sulawesi Tenggara Raih Rekor MURI Konten Pantun Moderasi Beragama Terbanyak di TikTok
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) raih rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) kedua kalinya.
Penulis: Amelda Devi Indriyani | Editor: Sitti Nurmalasari
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) raih rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) kedua kalinya.
Kali ini, IAIN Kendari dianugerahkan piagam penghargaan rekor MURI atas pantun moderasi beragama terbanyak melalui aplikasi TikTok di Indonesia 2023.
Kegiatan tersebut melibatkan ribuan mahasiswa dan civitas akademika IAIN Kendari hingga menghasilkan 4.079 konten.
Sebelumnya IAIN Kendari memecahkan rekor MURI tentang senam tongkat terpanjang beberapa tahun lalu.
Piagam penghargaan tersebut diserahkan kepada Rektor IAIN Kendari Husain Insawan, di Kampus IAIN Kendari, Senin (21/8/2023).
Husain Insawan mengatakan inisiasi pemecahan rekor MURI itu berdasarkan visi IAIN yang mengusung manajerial unggul dalam moderasi dan visioner dalam pengembangan.
Untuk mewujudkan visi moderasi tersebut, kata Husain Insawan, pihaknya melakukan berbagai macam program.
Baca juga: Sosok Mahasiswi IAIN Kendari Wakili Sulawesi Tenggara Lomba Podcast Kampus Rakyat Terpilih Indonesia
Salah satunya dengan melibatkan mahasiswa lama dan baru, civitas akademika, agar mereka akrab dengan prinsip nilai moderasi dan akrab dengan digitalisasi dalam hal ini media sosial.
"Kita mengusung moderasi dan visioner. Kami persiapannya tidak lebih dari 14 hari untuk pembuatan atau pemecahan rekor pantun moderasi beragama terbanyak melalui aplikasi TikTok di 2023," ujarnya.
"Mahasiswa saat ini 7.894 ditambah mahasiswa baru 1.389, jumlahnya 9.273. Ini (pantun moderasi beragama di TikTok) masih berjalan sampai sekarang, jadi bisa bertambah sampai 4.500-5.000," lanjutnya.
Selain itu, MURI ini juga untuk mempublikasikan IAIN Kendari dengan bisa memanfaatkan sistem digital dan memasyarakatkan moderasi beragama dengan menggunakan kearifan lokal yaitu pantun.
"Itu khas Indonesia, tidak ada literasi tentang pantun di dunia, ini hanya milik Indonesia jadi khas kearifan Indonesia."
"Moderasi juga kita dorong agar seluruh masyarakat, terlebih mahasiswa kampus bisa memahami moderasi dan mempraktekkan moderasi dalam kehidupan," paparnya.
Sementara itu, Direktur Marketing MURI, Awan Rahargo mengatakan rekor MURI yang didapatkan IAIN Kendari melalui suatu kegiatan melibatkan jumlah peserta yang terbanyak.
Baca juga: Jadwal Penerimaan Mahasiswa Baru Tahap Dua IAIN Kendari Sultra Mulai 13 Juli 2023, Link Pendaftaran
Awalnya yang diusulkan IAIN Kendari sebanyak 3.000 unggahan pantun moderasi beragama, tapi setelah diverifikasi ulang oleh Tim MURI hingga pukul 16.30 WITA, didapatkan ada 4.079 konten.
Tes Masuk IAIN Kendari Berbasis Komputer Diikuti 868 Calon Maba, Diklaim Tanpa Gangguan Internet |
![]() |
---|
Ombudsman Sultra Ajak Mahasiswa IAIN Kendari Sulawesi Tenggara Bantu Awasi Pelayanan Publik |
![]() |
---|
IAIN Kendari Sultra Sediakan 560 Kuota Mahasiswa Baru Seleksi Jalur Mandiri Lokal Tahun 2023 |
![]() |
---|
Link Resmi Pendaftaran Seleksi Jalur Mandiri Lokal IAIN Kendari, Batas Akhir Daftar 6 Juli 2023 |
![]() |
---|
IAIN Kendari Sulawesi Tenggara Terapkan Presensi Lewat Aplikasi Pusaka, Fitur Layanan Online Kemenag |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.