Kisah Tragis WNI Tewas Saat Gempa Turki Tertimbun Reruntuhan, Permintaan Terakhir Mau Pulang ke Bali

Kisah tragis seorang warga negara Indonesia bersama dengan keluarganya yang tewas jadi korban gempa Turki. Suami dan anaknya juga ikut jadi korban.

Kolase Tribunnewssultra.com
Kisah tragis seorang warga negara Indonesia bersama dengan keluarganya yang tewas jadi korban gempa Turki. Ia bersama sang suami dan anaknya tak mampu menyelamatkan diri saat bencana alam itu terjadi. Sampai akhirnya ditemukan tertimbun reruntuhan bangunan. Padahal sempat mengutarakan permintaan terakhir ingin pulang ke Bali, Indonesia. 

Meski tak bisa pulang, komunikasi antara Sukarmin dan Nia Marlinda terus terjadlin melakui videocall WhatsApp.

Nia sendiri sering mengirimi foto-foto anaknya ke keluarga di Bali dan mengabarkan bahwa keluarga kecilnya dalam kondisi baik dan sehat.

“Ketika videocall ia pun sering bercanda bergurau dengan kami di sini."

Nia Marlinda pun sempat meminta kepada keluarganya untuk menyambutnya pulang dengan dekorasi kamar yang baru.

Permintaan itu pun diwujudkan oleh Sukarmin dan sudah diketahui oleh Nia Marlinda.

Rencananya Nia Marlinda akan pulang ke Bali dengan keluarganya pada tahun ini.

Namun sayang, belum sempat Nia melihat hasil karya ayahnya, dia harus berpulang bersama keluarga kecilnya di Turki.

"Bahkan minta tolong nanti kamarnya digambarkan lautan matahari, jangan bulan karena matahari lebih terang. Juga ada burung dan ombaknya sudah kita laksanakan."

"Dan saya sudah fotokan hasilnya dan dia bilang pas agar dia pulang ke Bali nanti dia senang,” imbuh Sukarmin.

Muhammad Sukarmin mengaku pasrah setelah mendapatkan kabar buruk tersebut.

Sedangkan, istri Sukarmin saat itu sedang sedang dalam perjalanan pulang ke Bali dari Jombang dan hanya dia yang berkomunikasi dengan KBRI di Turki.

“Kita hanya bisa berdoa. Kita pasrahkan saja. Yang penting kita bisa kuat menerima saja. Tapi bagaimana pun saya menahan diri untuk tidak sedih, ya tidak bisa. Saya memang diam, tapi air mata tumpah terus,” ujarnya.

Lebih lanjut, jenazah keluarga Nia Marlinda sudah ditemukan, namun pihak keluarga masih menanti kabar kapan jenazah akan dikuburkan.

Hal itu diungkapkan oleh adik Nia Marlinda, Marina mengatakan keluarga masih menanti informasi selanjutnya dari KBRI Turki.

“Saya masih menunggu kabar lebih lengkap lagi. Saya masih berduka. Kami masih menunggu. Saya tidak tahu etis atau tidak videokan korban karena ini keluarganya."

"Biarkan kami kroscek berita lengkap baru kami sebar. Ini kabar duka. Jangan sampai yang salah informasinya. Sosok kakak kedua orangnya sangat friendly dengan orang lain. Ramah. Suka sama anak kecil,” kata Marina.

(Tribunnews.com/Isti Prasetya, TribunBali.com/Ni Luh Putu Wahyuni Sari) (TribunnewsSultra.com/Desi Triana)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved