Kisah Tragis WNI Tewas Saat Gempa Turki Tertimbun Reruntuhan, Permintaan Terakhir Mau Pulang ke Bali

Kisah tragis seorang warga negara Indonesia bersama dengan keluarganya yang tewas jadi korban gempa Turki. Suami dan anaknya juga ikut jadi korban.

Kolase Tribunnewssultra.com
Kisah tragis seorang warga negara Indonesia bersama dengan keluarganya yang tewas jadi korban gempa Turki. Ia bersama sang suami dan anaknya tak mampu menyelamatkan diri saat bencana alam itu terjadi. Sampai akhirnya ditemukan tertimbun reruntuhan bangunan. Padahal sempat mengutarakan permintaan terakhir ingin pulang ke Bali, Indonesia. 

Nia Marlinda dengan anak juga suaminya dimakamkan di Kahramanmaras pada Rabu (8/2/2023) waktu setempat.

Kabar ini pun, lanjutnya, telah dikomunikasikan ke pihak keluarga korban.

Mereka tak lagi pulang ke Indonesia.

Dilansir dari Tribunnews.com, terpisah, suasana duka menyelimuti kediaman Nia Marlinda di Jalan Nangka Permai 2 Gang Drupadi Nomor 4, Denpasar, Bali pada Rabu (8/2/2023).

Ayah Nia Marlinda, Muhammad Sukarmin menceritakan kisah hidup putrinya yang merantau ke Turki demi mengejar kariernya.

Mulanya Sukarmin dan keluarga mendapatkan informasi mengenai meninggalnya anaknya dari KBRI setempat sebab istrinya memang kerap berkomunikasi dengan pihak KBRI.

Baca juga: Puluhan WNI Korban Gempa Turki Hilang Kontak, Terbanyak di Dyarbakir Yakni 23 Orang

Sukarmin menceritakan Nia Marlinda bekerja di Bali kemudian mendapatkan kesempatan untuk dikirim ke Turki pada 2020.

Selama satu tahun merantau, Nia Marlinda kemudian menikah dengan Yasin Calisir yang berprofesi sebagai dosen bahasa Inggris pada 2021 di Turki.

Sukarmin mengatakan putrinya belum pernah pulang sekalipun setelah menikah akibat pandemi Covid-19.

Ketatnya aturan pemerintahan Turki membuat Nia Marlinda sulit untuk pulang ke Bali.

Bahkan Sukarmin belum sempat bertemu dengan sang cucu.

“Belum (pernah pulang ke Bali), selama nikah itu belum boleh karena peraturannya masih ketat."

"Warga Turki katanya waktu itu tidak boleh ke mana-mana dan sampai sekarang belum pulang ke Bali."

Kisah tragis seorang warga negara Indonesia bersama dengan keluarganya yang tewas jadi korban gempa Turki. Ia bersama sang suami dan anaknya tak mampu menyelamatkan diri saat bencana alam itu terjadi. Sampai akhirnya ditemukan tertimbun reruntuhan bangunan. Padahal sempat mengutarakan permintaan terakhir ingin pulang ke Bali, Indonesia.
Kisah tragis seorang warga negara Indonesia bersama dengan keluarganya yang tewas jadi korban gempa Turki. Ia bersama sang suami dan anaknya tak mampu menyelamatkan diri saat bencana alam itu terjadi. Sampai akhirnya ditemukan tertimbun reruntuhan bangunan. Padahal sempat mengutarakan permintaan terakhir ingin pulang ke Bali, Indonesia. (Kolase Tribunnewssultra.com)

"Kalau mau pulang tidak boleh bawa anak. Jadi harus sendiri katanya,” jelas Sukarmin, dikutip Tribunnews dari TribunBali, Kamis (9/2/2023).

Permintaan terakhir Nia Marlinda

Halaman
123
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved