Berita Kendari

Gegara Mobil Ngebut di Lorong, Pemuda di Kendari Diparangi Warga Sampai Urat Nadi Putus

Gegara mobil ngebut di lorong, seorang pemuda di Kota kendari digebuk warga sampai urat nadi putus.

Editor: Risno Mawandili
Handover
FOTO ILUSTRASI - Gegara mobil ngebut di lorong, seorang pemuda di Kota kendari digebuk warga sampai urat nadi putus. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM,KENDARI - Gegara mobil ngebut di lorong, seorang pemuda di Kota Kendari diparangi warga sampai urat nadi putus.

AH (41) digebuk warga di Lorong Wanggu, Jl H Lamuse, Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Senin (23/1/2023) sekitar pukul 23.20 Wita.

Peristiwa ini terjadi karena AH dianggap mengendarai mobil secara ugal-ugalan.

Kepala Kepolisian Kota (Kapolresta) Kendari, Kombes Pol M Eka Fathurrahman mengatakan, AH melintasi Lorong Wangu dalam perjalanan pulang ke rumah.

Dia mengendarai mobil Daihatsu Xenia.

Ketika sedang berkendara, laju mobil AH dihentikan oleh beberapa warga yang tak menyukai cara berkendara tersebut.

Mereka menganggap AH mengendarai mobil secara ugal-ugalan.

"Jadi, awalnya AH menuju ke rumahnya melewati beberapa rumah warga mengendarai Daihatsu Xenia dengan kecepatan yang membuat warga keberatan," ujar Eka menjelaskan, Selasa (24/1/2023).

Baca juga: Fakta Patroli Skala Besar di Kendari Sulawesi Tenggara Gegara Tawuran, Polisi Sasar Anak Nongkrong

Warga ingin menggebuk AH. Namun aksi itu diredam oleh ketua RT yang telah menyadari keributan.

Ketua RT mendatangi AH. Memintanya bertemu warga dan saling memaafkan.

Setelah mediasi, AH kembali ke mobilnya, hendak pulang ke rumah.

Akan tetapi langkahnya terheti. Dia melihat ban mobilnya kempis.

AH kembali ke kerumunan warga. Dia tak terima karena empat ban mobilnya kempis. Menduga bahwa hal itu ulah warga.

Eka mengatakan, AH yang emosi langsung menganiaya warga berinisial P (40).

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved