Berita Kendari

PPS dan PPK Pemilu 2024 di Kendari Sultra Diminta Perhatikan Hal Ini, Pj Wali Kota Beri Peringatan

Penjabat Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu memberi peringatan kepada para penyelenggara Pemilu 2024 di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara.

TribunnewsSultra.com/ Amelda Devi Indriyani
Penjabat Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu memberi peringatan kepada para penyelenggara Pemilu 2024 di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Penjabat Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu memberi peringatan kepada para penyelenggara Pemilu 2024 di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Peringatan tersebut diberikan khususnya kepada para Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kota Kendari.

Asmawa Tosepu menyampaikan peringatan tersebut saat menghadiri kegiatan pelantikan PPS se-Kota Kendari di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kendari, Selasa (24/1/2023).

Isi peringatan Pj Wali Kota Kendari, dalam hal pelaksanaan tugas, PPS dan PPK dapat menjaga integritas, kompetensi dan memiliki pengetahuan yang memadai tentang kepemiluan.

Namun, hal utama yang juga harus diterapkan oleh PPS dan PPK adalah netral dalam menyelenggarakan Pemilu 2024.

Baca juga: 195 Panitia Pemungutan Suara se-Kota Kendari Dilantik, Ini Tugas Bakal Dijalankan Saat Pemilu 2024

"PPS dan PPK menjadi ujung tombak penyelenggaraan Pemilu 2024, mengingat di tangan mereka lah bisa memberi warna perjalanan kehidupan bangsa dan negara ini lima tahun ke depan,” katanya.

Menurutnya, Pemilu 2024 tidak hanya dimaknai sebagai hal prosedural berdasarkan tahapan, tetapi juga menyangkut substansi.

Oleh karena itu, dia menekankan seluruh penyelenggara Pemilu 2024 khusus PPS dan PPK agar memahami dan belajar lagi tentang ketentuan perundang-undangan kepemiluan.

Asmawa Tosepu mengingatkan ada tiga aspek pelanggaran yang perlu dipahami dan dihindari oleh PPS yakni pelanggaran secara administratif, pelanggaran pidana, dan pelanggaran etik.

Dengan adanya pemahaman pelanggaran etik tersebut diharapkan hadir Pemilu yang jujur, adil, langsung, umum, bebas, rahasia dan penyelenggara Pemilu yang berintegritas. (*)

(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved