Berita Kendari

Kronologi Pria di Kendari Sulawesi Tenggara Dikeroyok Warga Gegara Kendarai Mobil Ugal-ugalan

Nasib sial dialami seorang lelaki di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), berinisial AH (41).

Penulis: Mukhtar Kamal | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Nasib sial dialami seorang lelaki di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), berinisial AH (41). AH menjadi korban pengeroyokan beberapa warga di kota tersebut gegara mengemudikan mobil sambil ugal-ugalan. Insiden tersebut terjadi pada Senin (23/1/2023) sekitar pukul 23.20 Wita bertempat di Lorong Wanggu, Jl H Lamuse, Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI – Nasib sial dialami seorang lelaki di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), berinisial AH (41).

AH menjadi korban pengeroyokan beberapa warga di kota tersebut gegara mengemudikan mobil sambil ugal-ugalan.

Insiden tersebut terjadi pada Senin (23/1/2023) sekitar pukul 23.20 Wita bertempat di Lorong Wanggu, Jl H Lamuse, Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari.

Kepala Kepolisian Kota (Kapolresta) Kendari, Kombes Pol M Eka Fathurrahman mengatakan awalnya korban dalam perjalanan pulang ke rumahnya dengan mengendarai mobil.

Namun, ada beberapa warga yang tidak terima dengan tindakannya yang membawa mobil secara ugal-ugalan.

Baca juga: Penghuni Kos Terduga Pelaku Pengeroyokan Saat Pesta Miras di Kambu Kendari Sultra Dibekuk Polisi

"Jadi, awalnya AH menuju ke rumahnya melewati beberapa rumah warga mengendarai Daihatsu Xenia dengan kecepatan yang membuat warga keberatan," kata Eka, Selasa (24/1/2023).

Kemudian, warga yang tidak terima dengan kecepatan kendaraan tersebut hendak mendatangi AH, tetapi dicegat oleh Ketua RW.

Selanjutnya, Ketua RW mendatangi AH, lalu mempertemukannya dengan beberapa warga dan saling memaafkan.

Namun, tiba-tiba AH kembali ke kerumunan warga, karena tidak terima empat ban mobilnya dikempes oleh seseorang.

Kombes Pol M Eka Fathurrahman menambahkan terjadilah penganiayaan yang dilakukan oleh AH terhadap seorang warga berinisial P (40) .

Baca juga: Empat Karyawan PT OSS Morosi Konawe Terduga Pelaku Pengeroyokan Dibekuk Polisi, Ini Kronologinya

Lalu, P bersama warga lainnya berinisial U (50), dan R (40) menganiaya AH dengan menggunakan sebilah parang.

Korban mengalami luka tebas pada bagian tubuh dan dilarikan ke Puskesmas Lepo-Lepo lalu dirujuk ke RSUD Bahteramas Sultra untuk jahitan urat nadi tangan yang putus.

Mobil yang dikendarai AH juga dirusak oleh warga yang tidak terima dengan aksinya membawa mobil dalam kecepatan tinggi.

Setelah kejadian tersebut, para saksi dan pelaku dibawa ke Mako Polresta Kendari untuk proses penyidikan lebih lanjut. (*)

(TribunnewsSultra.com/Mukhtar Kamal)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved