Berita Sulawesi Tenggara

Eks Dirut Perusahaan Tambang di Sultra Dilaporkan ke Polda Sulawesi Tenggara Soal Dugaan Penggelapan

Eks Dirut PT Alam Nikel Abadi (PT ANA), Ruth dilaporkan di Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) soal dugaan penggelapan.

Penulis: Sugi Hartono | Editor: Sitti Nurmalasari
Handover
Markas Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Eks Dirut PT Alam Nikel Abadi (PT ANA), Ruth dilaporkan di Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) soal dugaan penggelapan.

Ruth dilaporkan oleh mantan Komandan Satuan Brigade Mobil (Dansat Brimob) Polda Sultra, Kombes Pol Adarma Sinaga.

Pengacara Kombes Pol Adarma Sinaga, Ramot C Saragih mengatakan Ruth dilaporkan karena tidak menepati janjinya mengembalikan modal yang diberikan oleh kliennya.

Ramot C Saragih menjelaskan kliennya memberikan modal untuk pengelolaan tambang yang dilakukan oleh PT Alam Nikel Abadi.

Kasus ini bermula, ketika Ruth bersama suaminya datang bertemu dengan Kombes Pol Adarma Sinaga menceritakan keluhan kekurangan modal untuk melakukan penambangan.

Baca juga: Eks Dansat Brimob Polda Sulawesi Tenggara Jelaskan Duduk Perkara Gugatan Perusahaan Tambang Nikel

Kemudian, Kombes Pol Adarma Sinaga memberikan tambahan modal untuk membantu perusahaan milik Ruth.

"Jadi, pertama itu diberikan Rp1,8 miliar dan yang kedua Rp2 miliar, untuk tambahan modal," tutur Ramot C Saragih, Selasa (10/1/2023).

Hanya saja dalam perjalanannya, Ruth tidak bisa menepati janjinya mengembalikan uang modal tersebut kepada Kombes Pol Adarma Sinaga.

"Kami sudah melakukan upaya kekeluargaan dengan memberikan opsi mengenai proses pengembalian modal tersebut, hanya saja oleh Ruth tidak menjalankan opsi-opsi yang diberikan tersebut," tuturnya.

Untuk itu, kata dia, Kombes Pol Adarma Sinaga kemudian melaporkan Ruth ke Polda Sultra dengan nomor aduan TBL/402/XI/2022/SPKT Polda Sultra.

Baca juga: Eks Dansat Brimob Polda Sultra Digugat Perusaahan Tambang Terkait Bisnis Penjualan Bijih Nikel Ore

"Kami duga yang bersangkutan telah melakukan penipuan penggelapan terhadap Kombes Pol Adarma Sinaga," tutupnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Sugi Hartono)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved