Berita Konawe Selatan
Wakil Bupati Konawe Selatan Temui Warga yang Blokade Jalan Rusak di Landono Konsel Sulawesi Tenggara
Sejumlah warga di Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali memblokade jalan sebagai protes kepada pemerintah.
Penulis: Laode Ari | Editor: Sitti Nurmalasari
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Sejumlah warga di Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali memblokade jalan sebagai bentuk protes kepada pemerintah.
Masyarakat Desa Arongo, Kecamatan Landono menutup akses jalan dengan mendirikan tenda berwarna biru tepatnya di puncak gunung merah, pada Rabu (23/11/2022).
Mereka melakukan aksi protes karena ruas jalan penghubung Landono menuju Kota Kendari tak kunjung diperbaiki.
Warga bahkan sudah meminta ruas jalan di Landono, Angata hingga Mowila yang rusak segera diperbaiki karena berstatus jalan provinsi.
Hal ini menjadi puncak kekesalan warga karena pemerintah dianggap tidak memperhatikan aspirasi masyarakat meski sudah disuarakan sejak 2019.
Baca juga: Pohon di Jalan Buburanda Kendari Sulawesi Tenggara Ditebang, Arus Lalu Lintas Sempat Dialihkan
Wakil Bupati Konawe Selatan, Rasyid kemudian menemui para warga yang melakukan aksi protes di desa tersebut.
Rasyid mengungkapkan dirinya sangat mengapresiasi langkah warga yang meminta ruas jalan Landono-Mowila segera diperbaiki.
"Karena dengan aksi ini sadar atau tidak Kabupaten Konawe Selatan menjadi pusat perhatian semua orang," ucapnya melalui video yang diterima TribunnewsSultra.com, Rabu (23/11/2022).
Mantan Anggota DPRD Sultra ini mengatakan pihaknya sudah menemui Gubernur Ali Mazi dan para anggota DPRD Sulawesi Tenggara untuk membicarakan pengerjaan jalan rusak di Konsel.
Ia menyampaikan pemerintah bersama DPRD akan menyediakan anggaran perbaikan jalan rusak khususnya Kabupaten Konwe Selatan melalui APBD Sultra 2023.
Baca juga: Pemkot Kendari Benahi Wajah Kota, Pangkas Pohon Potensi Bahayakan Pengguna Jalan, Bakal Ditanam Lagi
"Hasil pertemuan saya dengan DPRD dan Gubernur bahwa dari APBD 2023 senilai Rp5 triliun akan diprioritaskan untuk pengerjaan jalan di Konsel," ujarnya.
Rasyid mengatakan saat ini ada sepanjang 237 kilometer jalan di Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara.
Kemudian ruas jalan rusak dan belum mendapat perbaikan terutama jalur Ambaipua-Motaha sepanjang 25 km dari total 34 km yang menghubungkan dua wilayah tersebut.
Ia mengatakan pemerintah mengalokasikan anggaran pengerjaan jalan di Konsel secara bertahap, karena keterbatasan APBD Sultra.
Karena jika seluruh ruas jalan rusak sepanjang 34 kilometer di Konsel dialokasikan, maka menghabiskan dana hampir Rp100 miliar.
Baca juga: Protes Jalan Rusak, Emak-emak di Konawe Selatan Tebang Pohon Blokade Total Lintas Kabupaten