Polda Sultra

Razia Besar-besaran di Sulawesi Tenggara, 7 Pelanggaran Disasar Operasi Zebra 2022 Polda Sultra

Operasi atau razia besar-besaran akan dilakukan jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) selama 14 hari.

Penulis: Muhammad Israjab | Editor: Aqsa
Akun Instagram @multimedia_poldasultra
Operasi atau razia besar-besaran akan dilakukan jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) selama 14 hari melalui Operasi Zebra 2022. Dalam pelaksanaan Operasi Zebra Anoa 2022 yang berlangsung 3-16 Oktober 2022 tersebut, Polda Sultra menyasar 7 jenis pelanggaran lalu lintas atau lantas. 

“Hai sobat Polri, Polda Sultra akan melaksanakan Operasi Zebra Anoa 2022,” kata personel Bid Humas Polda Sultra, Briptu Nindy Utami, dalam unggahan video Reels.

Baca juga: Briptu B Penerima Suap Seleksi Casis Polda Sultra Dipecat Usai Jalani Sidang Kode Etik di Propam

Menurut Briptu Nindy, Operasi Zebra tersebut digelar dalam rangka menjelang perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.

“Operasi tersebut berlangsung selama 14 hari yakni dari tanggal 3 sampai tanggal 16 Oktober 2022,” jelasnya.

Diapun menyebutkan sekitar 7 jenis pelanggaran lantas yang disasar dalam Operasi Zebra Anoa 2022 tersebut.

“Adapun sasaran sebagai berikut,” ujarnya.

Berikut 7 jenis pelanggaran yang disasar selama 14 hari pelaksanaan Operasi Zebra 2022 Polda Sultra:

Operasi atau razia besar-besaran akan dilakukan jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) selama 14 hari melalui Operasi Zebra 2022. Dalam pelaksanaan Operasi Zebra Anoa 2022 yang berlangsung 3-16 Oktober 2022 tersebut, Polda Sultra menyasar 7 jenis pelanggaran lalu lintas atau lantas.
Operasi atau razia besar-besaran akan dilakukan jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) selama 14 hari melalui Operasi Zebra 2022. Dalam pelaksanaan Operasi Zebra Anoa 2022 yang berlangsung 3-16 Oktober 2022 tersebut, Polda Sultra menyasar 7 jenis pelanggaran lalu lintas atau lantas. (Akun Instagram @ditlantas_polda_sultra)

1. Pengendara menggunakan telepon seluler (ponsel) saat berkendara;

2. Pengemudi dan pengendara masih di bawah umur;

3. Sepeda motor berboncengan lebih dari dua orang;

4. Pengendara sepeda motor tidak menggunakan helm SNI;

5. Pengendara mobil yang tidak menggunakan safety belt;

Baca juga: Buntut Video Viral Selingkuh di Kendari, Bripka OK Dilapor ke Polda Sultra, Begini Nasibnya Sekarang

6. Pengemudi kendaraan dalam pengaruh alkohol;

7. Berkendara melawan arus melebihi batas kecepatan.

“Kami dari Bid Humas Polda Sultra mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap mematuhi peraturan berlalulintas. Salam presisi,” kata Briptu Nindy dalam unggahan video Reels akun Instagram @multimedia_poldasultra.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved