Transaksi Mencurigakan Gubernur Papua Lukas Enembe, Setengah Triliun ke Kasino Judi, Jam Rp550 Juta

Transaksi mencurigakan Gubernur Papua Lukas Enembe, setengah triliun ke kasino judi hingga pembelian jam tangan senilai Rp550 juta.

Penulis: Muhammad Israjab | Editor: Aqsa
kolase foto (handover)
Dugaan transaksi mencurigakan Gubernur Papua Lukas Enembe, setengah triliun ke kasino judi hingga pembelian jam tangan senilai Rp550 juta. 

Kepala daerah tersebut adalah Bupati Mimika Eltinus Omaleng dan Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak.

Baca juga: Tarif Ojol Naik Mulai Senin, Rincian Kenaikan di Jawa, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Maluku, Papua

“Saya juga ingin menyampaikan kepada masyarakat Papua khususnya bahwa terkait penetapan tersangka RHP (Ricky Ham Pagawak) dan juga Gubernur LE (Lukas Enembe) ini untuk menindaklanjuti laporan masyarakat,” kata Alexander.

“Dan juga berbagai informasi yang diterima oleh KPK,” jelasnya menambahkan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, pada Rabu (14/9/2022).

Transaksi Mencurigakan Lukas

Sebelumnya, PPATK menemukan adanya dugaan transaksi senilai 55 juta dolar Singapura atau sekitar Rp 560 miliar terkait kasus dugaan korupsi Gubernur Papua Lukas Enembe.

Diketahui, Lukas kini telah ditetapkan sebagai tersangka KPK.

Gubernur Papua, Lukas Enembe. Terungkap transaksi mencengangkan Gubernur Papua Lukas Enembe, diduga setengah triliun ke kasino judi hingga pembelian jam tangan senilai Rp550 juta.
Gubernur Papua, Lukas Enembe. Terungkap transaksi mencengangkan Gubernur Papua Lukas Enembe, diduga setengah triliun ke kasino judi hingga pembelian jam tangan senilai Rp550 juta. (Kontributor Tribunnews.com/B Ambarita)

Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menjelaskan pihaknya telah menelusuri keuangan Lukas sejak 2017 lalu.

Dari tahun 2017 sampai saat ini, PPATK sudah menyampaikan 12 hasil analisis ke KPK terkait kasus Lukas yang dia sebut memiliki banyak variasi dengan nilai transaksi mencapai ratusan miliar.

“Salah satu hasil analisis itu adalah terkait dengan transaksi setoran tunai yang bersangkutan di kasino judi senilai 55 juta dolar Singapura atau Rp 560 miliar itu setoran tunai dilakukan dalam periode tertentu,” kata Ivan saat jumpa pers pada Senin (19/09/2022).

Bahkan, Ivan mengungkapkan dalam satu periode waktu ada setoran tunai dengan nilai fantastis mencapai 5 juta dolar Singapura.

PPATK juga menemukan adanya pembelian jam tangan senilai Rp550 juta oleh Gubernur Papua Lukas Enembe.

“PPATK juga mendapatkan informasi bekerja sama dengan negara lain dan ada aktivitas perjudian di dua negara yang berbeda, dan itu juga sudah PPATK analisis dan sudah PPATK sampaikan kepada KPK,” jelas Ivan di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta.

PPATK juga sudah membekukan transaksi sejumlah pihak pada 11 penyedia jasa keuangan.

Para pihak tersebut diduga memiliki kaitan dengan kasus Lukas.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved