Berita Buton

Pemerintah Kabupaten Buton Buka Rekrutmen ASN PPPK Tenaga Guru, Kesehatan dan Teknis, Ini Kuotanya

Pemerintah Kabupaten Buton bakal membuka rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Penulis: Laode Ari | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Pj Bupati Buton, Basiran saat menerima Surat Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (SK MenPANRB) soal penetapan kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2022 di Lingkup Pemerintah Kabupaten Buton. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Pemerintah Kabupaten Buton bakal membuka rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Penjabat atau Pj Bupati Buton, Basiran mengatakan perekrutan tersebut untuk memenuhi kebutuhan ASN di Kabupaten Buton pada 2022.

Ia menjelaskan, perekrutan setelah adanya Surat Keputusan (SK) MenPANRB Nomor 820 Tahun 2022 tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai ASN Lingkup Pemkab Buton.

Basiran menuturkan, dari SK penetapan tersebut, MenPANRB menyetujui perekrutan ASN PPPK dengan kuota sebanyak 924 orang.

"Sebanyak 924 PPPK ini terdiri 446 tenaga guru, 373 tenaga kesehatan, tenaga teknis 105," jelasnya saat dikonfirmasi via telepon, Selasa (13/9/2022).

Baca juga: Cara Jangkau Layanan Kesehatan di Baubau Lewat Spekta, Masyarakat Bisa Sampaikan Keluhan dan Masukan

Basiran menjelaskan, perekrutan ASN PPPK untuk membantu kelancaran dan tugas pelayanan kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Buton.

Kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Sulawesi Tenggara (BPKAD Sultra) ini, masa jabatan PPPK juga diatur selama satu tahun dan dapat diperpanjang sampai lima tahun.

Ia menambahkan perekrutan akan dilaksanakan oleh pemerintah daerah berdasarkan aturan kualifikasi di masing-masing tenaga ASN.

"Kalau perekrutan PPPK tenaga guru merujuk pada SE Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan, sedangakan kualifikasi jabatan tenaga kesehatan mengacu pada SE Dirjen Kesehatan," jelas Basiran.

Ia menyampaikan kebutuhan ASN PPPK, Pemkab Buton memperoleh kuota terbanyak untuk kualifikasi tenaga guru.

Baca juga: 20 Taman Kanak-Kanak Swasta di Konawe Sulawesi Tenggara Kini Naik Status Jadi TK Negeri

"PPPK tenaga guru ini untuk diperbantukan sebagai pengajar di tingkat SD dan SMP termasuk Taman Kanak-Kanak," tutur Basiran. (*)

(TribunnewsSultra.com/La Ode Ari)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved