IAIN Kendari

IAIN Kendari Siap Terima Mahasiswa Prodi Magister Pendidikan Bahasa Arab Usai Terbit SK BAN-PT

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari siap membuka penerimaan mahasiswa baru program studi Magister Pendidikan Bahasa Arab.

Penulis: Husni Husein | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari siap membuka penerimaan mahasiswa baru program studi Magister Pendidikan Bahasa Arab. Hal tersebut menyusul Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) telah menerbitkan surat keputusan pembukaan program studi baru tersebut pada tanggal 7 September 2022. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari siap membuka penerimaan mahasiswa baru program studi Magister Pendidikan Bahasa Arab.

Hal tersebut menyusul Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) telah menerbitkan surat keputusan pembukaan program studi baru tersebut pada tanggal 7 September 2022.

Keluarnya SK ini, maka Pascasarjana IAIN Kendari dinyatakan telah memenuhi syarat menyelenggarakan kegiatan tridharma perguruan tinggi pada program studi Magister Pendidikan Bahasa Arab.

Rektor IAIN Kendari, Prof Dr Faizah Binti Awad mengatakan pembukaan prodi ini merupakan upaya institusi dalam mewujudkan aspirasi dan keinginan publik.

Kata dia, terutama masyarakat yang berprofesi sebagai guru bidang studi PBA dan alumni sarjana PBA yang ingin melanjutkan studi pada program Magister Pendidikan Bahasa Arab.

Baca juga: Mahasiswa KKN IAIN Kendari Hasilkan 30 Produk Inovasi, Jadi Sumber Ekonomi Baru Bagi Masyarakat

"Alhamdulillah SK pembukaan prodi ini sudah keluar sehingga kita bisa mengakomodir aspirasi dari masyarakat untuk bisa melanjutkan studi tanpa harus ke luar kota," katanya pada Senin (12/9/2022).

"Secara kualitas, kita tidak kalah dengan kampus lain karena SDM yang ada memiliki kapasitas yang berdaya saing, bahkan sudah ada yang bergelar guru besar," papar Rektor IAIN Kendari ini.

Selain mewujudkan harapan masyarakat, pembukaan prodi Magister Pendidikan Bahasa Arab ini sekaligus melengkapi kekurangan persyaratan transformasi kelembagaan dari IAIN menjadi UIN.

Kata dia, salah satu syarat transformasi adalah program Pascasarjana wajib memiliki minimal lima program studi (prodi).

"Syang belum kita penuhi untuk transformasi adalah jumlah prodi pada program Pascasarjana dan jumlah prodi yang terakreditasi unggul," ujarnya.

Baca juga: Mahasiswa KKN IAIN Kendari Berbagi Tips Membuat Serundeng dari Kelapa ke Warga Wungka Wakatobi

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved