Berita Kendari

Mahasiswa KKN IAIN Kendari Berbagi Tips Membuat Serundeng dari Kelapa ke Warga Wungka Wakatobi

mahasiswa KKN Institut Agama Islam Negeri atau IAIN Kendari ajar warga Desa Wungka di Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) olah kelapa jadi serundeng.

Penulis: Husni Husein | Editor: Muhammad Israjab
Istimewa
Mahasiswa KKN Institut Agama Islam Negeri atau IAIN Kendari ajar warga Desa Wungka di Wakatobi Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) olah kelapa jadi serundeng 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Sejumlah mahasiswa KKN Institut Agama Islam Negeri atau IAIN Kendari berbagi tips ke warga Desa Wungka di Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) mengolah kelapa jadi serundeng.

Panitia pelaksana, Susan Agil Dwi Silviani mengatakan tercetusnya ide mahasiswa KKN ini dilatar belakangi melimpahnya kelapa di desa setempat yang tak dimaksimalkan.

Kata dia, selama ini masyarakat memanfaatkan kelapa sebagai penunjang ekonomi warga hanya untuk kopra, santan dan kelapa muda saja.

Baca juga: Mahasiswa KKN IAIN Kendari Gelar Lomba Adzan hingga Hafalan Al-Quran di Tiga Desa Konawe Utara

"Jadi di Desa Wungka ini merupakan salah satu desa yang banyak sekali kelapa, namun masyarakat belum ada yang berinovasi untuk membuat produk olahan," katanya pada Kamis (11/8/2022).

"Untuk itu kami anggota posko KKN berinisiatif melakukan kegiatan ini karena selain itu ini juga merupakan tugas dari dosen pembimbing kami untuk menghasilkan produk di desa Wungka dari SDA," tambahnya.

Diketahui, Desa Wungka berada di Kecamatan Wangi-wangi Selatan Kabupaten Wakatobi Provinsi Sultra.

"Jadi kami mensosialisasikannya kepada masyarakat terlebih dahulu seputar pengenalan produk dan apa yang kami akan lakukan," ujar Susan Agil Dwi Silviani.

Baca juga: Mahasiswa IAIN Kendari Sultra KKN di Menui Kepulauan Sulteng, Dorong Pemerataan Kapasitas Masyarakat

Kala itu, kata Susan Agil Dwi Silviani masyarakat menyambut positif rencana mahasiswa KKN IAIN Kendari ini.

"Alhamdulillah respon kepala desa dan masyarakat sangat mendukung dan antusias dengan produk yang kita buat," tuturnya.

Ia pun berharap dengan lancarnya kegiatan ini terselenggara dapat menambah kreativitas dan inovasi warga lokal untuk memanfaatkan kelapa.

"Pemahaman kepada masyarakat bahwa kelapa itu tidak hanya untuk kopra saja akan tetap masih banyak olahan yang berbahan dasar kelapa yang memiliki nilai jual cukup tinggi salah satunya serundeng," harapnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Husni Husein)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved