Berita Sulawesi Tenggara

Dua Wilayah di Sulawesi Tenggara Nikmati Listrik PLN Total 12 Lokasi di Tiga Provinsi, Ini Daftarnya

PT PLN mengalirkan listrik di dua kabupaten di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Total ada 12 desa dan dusun yang tersebar di Sulawesi.

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Muhammad Israjab
Istimewa
PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengalirkan listrik di dua kabupaten di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Berikut ini daftarnya 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengalirkan listrik di dua kabupaten di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Hal itu sebagai komitmen PT PLN (Persero) untuk menerangi hingga ke pelosok negeri terus terwujud terutama di Pulau Sulawesi.

Hal ini juga dalam memperingati HUT RI ke-77. PLN berhasil mengalirkan listrik di 12 desa dan dusun yang tersebar di Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sulselrabar, Awaluddin Hafid menuturkan hal tersebut adalah bukti nyata dari komitmen PLN untuk menghadirkan listrik hingga ke pelosok.

Baca juga: PLN UPDK Kendari Kerja Sama CV Istacon Jaya, Manfaatkan Limbah Abu Batu Bara untuk Buat Batako

"Kami optimistis, kehadiran listrik dapat menggerakkan perekonomian warga sehingga dapat memacu pertumbuhan ekonomi daerah," ungkapnya beberapa waktu lalu.

Lanjutnya selain itu, dengan adanya akses listrik maka akan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, meningkatkan akses pendidikan, kesehatan serta tentunya akses informasi.

"Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat dan stakeholder, listrik dapat dinikmati di desa dan dusun tersebut,"katanya.

Awaluddin menuturkan PLN terus berkomitmen untuk melistriki desa demi desa dalam daerah 3 T  untuk tercapainya kesejahteraan masyarakat luas, serta anak-anak dapat belajar di malam hari.

GM PLN itu merinci, total sebanyak 575 pelanggan yang berada di desa dan dusun tersebut telah menikmati listrik.

"Sumber dana dalam melistriki 12 desa dan dusun ini adalah dari dukungan Pemerintah melalui Penyertaan Modal Negara (PMN),"imbuh Awaluddin.

Baca juga: Rumah Edukasi Konservasi Kima di Toli-Toli Konawe Sulawesi Tenggara Diresmikan PLN UPDK Kendari

Katanya dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan ini bernilai investasi sebesar Rp2,3 Miliar.

Infrastruktur tersebut adalah jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 17,79 kilometer sirkuit (kms), jaringan tegangan rendah (JTR) sepanjang 16,6i kms, serta 7 unit gardu distribusi dengan total kapasitas sebesar 500 kilo Volt Ampere (kVA).

"Tentu saja, ini merupakan upaya PLN dalam rangka meningkatkan Rasio Elektrifikasi dan Rasio Desa Berlistrik untuk melaksanakan mandat dari Pemerintah sebagai BUMN yang menjalankan Public Service Obligation,"tuturnya.

Lebih lanjut tak hanya itu, fungsi sosial dalam rangka pemerataan pembangunan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved