Berita Kendari

Pelayanan Manfaat Tidak Dijamin BPJS Kesehatan di Kendari, Mempercantik Diri hingga Meratakan Gigi

Beberapa pelayanan manfaat kesehatan tidak dijamin oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra)

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/Muh Ridwan Kadir
Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Beberapa pelayanan manfaat kesehatan tidak dijamin oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Cabang Kendari, Barlianta Saleh mengatakan pelayanan yang tidak terjamin sesuai dengan aturan yang ada.

Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

"Setidaknya terdapat 21 pelayanan yang tidak dijamin oleh BPJS Kesehatan mulai dari tujuan estetik atau mempercantik diri hingga meratakan gigi atau ortodonsi," jelasnya, Selasa (9/8/2022).

Barlianta mengatakan dalam Perpres Nomor 82 Tahun 2018 Pasal 52 ada beberapa yang tidak dijamin BPJS Kesehatan.

Baca juga: Kartu Kepesertaan BPJS Kesehatan Jadi Syarat Wajib Urus Balik Nama Sertifikat Tanah, Berlaku 1 Maret

Kata dia, antara lain pelayanan kesehatan yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Maksudnya yaitu meliputi rujukan atas permintaan sendiri dan pelayanan kesehatan lain yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kemudian yang tak dijamin yaitu pelayanan kesehatan yang dilakukan di fasilitas kesehatan yang tidak bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, kecuali dalam keadaan darurat.

"Pelayanan kesehatan terhadap penyakit atau cedera akibat kecelakaan kerja atau hubungan kerja yang telah dijamin oleh program jaminan kecelakaan kerja atau menjadi tanggungan pemberi kerja," katanya.

Selanjutnya, adanya program jaminan kecelakaan lalu lintas yang bersifat wajib sampai nilai yang ditanggung oleh program jaminan kecelakaan lalu lintas sesuai hak kelas rawat peserta.

Baca juga: Penghapusan Kelas 1, 2 dan 3 BPJS Kesehatan Belum Diterapkan di Sulawesi Tenggara

Lalu, peserta dengan pelayanan kesehatan yang dilakukan di luar negeri, tujuan estetik atau mempercantik diri, mengatasi infertilitas, meratakan gigi atau ortodonsi juga tak dijamin.

"Gangguan kesehatan atau penyakit akibat ketergantungan obat atau alkohol, gangguan kesehatan akibat sengaja menyakiti diri sendiri atau akibat melakukan hobi membahayakan diri sendiri," katanya.

Lebih lanjut, pengobatan komplementer, alternatif, dan tradisional, yang belum dinyatakan efektif berdasarkan penilaian teknologi kesehatan.

Pengobatan dan tindakan medis eksperimen yang dikategorikan sebagai percobaan, alat dan obat kontrasepsi maupun kosmetik dan perbekalan kesehatan rumah tangga.

BPJS Kesehatan tidak menjamin pelayanan kesehatan akibat bencana pada masa tanggap darurat, kejadian luar biasa atau wabah, pelayanan kesehatan pada kejadian tak diharapkan yang dapat dicegah.

Baca juga: Cara dan Syarat Peserta Dapat Keringanan Pembayaran Tunggakan BPJS Kesehatan di Baubau Sultra

Barlianta Saleh mengatakan pelayanan kesehatan yang diselenggarakan dalam rangka bakti sosial juga tidak dijamin.

Pelayanan kesehatan akibat tindak pidana penganiayaan, kekerasan seksual, korban terorisme, dan tindak pidana perdagangan orang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Lainnya yaitu yang tidak ada hubungan dengan manfaat jaminan kesehatan yang diberikan atau yang sudah ditanggung dalam program lain tidak dijamin BPJS Kesehatan," pungkasnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Muh Ridwan Kadir)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved