Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-163: Pasukan Putin Serang Donetsk, 8 Orang Tewas, 3 Anak Luka
Kondisi terkini perang Rusia vs Ukraina Jumat (5/8/2022): 8 orang tewas dan 4 korban terluka akibat serangan pasukan invasi di Kota Toretsk, Donetsk.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ifa Nabila
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/INVASI-RUSIA-DI-UKRAINA-DONETSK.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Perang antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina hingga Jumat (5/8/2022) telah berlangsung selama 163 hari.
Kabar terbaru di antaranya adalah sebanyak 8 orang tewas dan 4 korban lainnya terluka akibat serangan pasukan invasi Rusia di Kota Toretsk, Oblast Donetsk, Ukraina bagian timur.
Invasi dimulai sejak Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan pasukan militernya untuk meluncurkan serangan berskala penuh ke Ukraina pada Kamis (24/2/2022) lalu.
Putin menyebut serangan tersebut sebagai 'operasi militer khusus' untuk memberantas 'genosida' di Donbas, serta 'demiliterisasi' dan 'denazifikasi' Ukraina.
Baca juga: Update Perang Hari Ke-162: Rusia dan Ukraina Saling Tuduh atas Serangan yang Tewaskan 53 Tentara
Konflik yang terjadi di antara negara bertetangga tersebut sampai saat ini masih berlangsung dan belum terlihat akan segera berakhir.
Menurut Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg dan mantan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, perang Rusia-Ukraina bisa berlanjut sampai beberapa tahun lamanya.
Kabar Terkini Perang
Dilansir TribunnewsSultra.com dari The Guardian, berikut sederet kejadian yang perlu diketahui pada hari ke-163 perang Rusia dengan Ukraina:
- Ukraina telah menyerahkan beberapa wilayah di wilayah Donbas kepada pasukan Rusia, dengan Kyiv mengakui “keberhasilan parsial” Rusia dalam beberapa hari terakhir.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-161: AS Dituding Bocorkan Lokasi Pasukan Putin untuk Diserang
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menggambarkan tekanan yang dialami pasukannya di bagian timur negaranya itu sebagai "neraka".
Mereka telah merebut kembali dua desa di dekat Kota Sloviansk, menurut Jenderal Ukraina Oleksiy Hromov.
Namun, lanjut Hromov, telah dipaksa untuk meninggalkan tambang batu bara yang dianggap sebagai posisi pertahanan kunci saat pasukan didorong ke pinggiran Avdiivka.
- Rusia mungkin melancarkan serangan di Kherson, Ukraina wilayah selatan untuk mencoba merebut kembali momentum dari Kyiv dan telah terlihat membangun kekuatan, kata Hromov, Kamis (4/8/2022).
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-160: AS Bakal Kirim Bantuan Senjata Senilai 550 Juta Dolar
Sebagian besar wilayah sudah diduduki oleh Rusia setelah merebut wilayah pada awal invasi.
Namun pasukan Ukraina telah mengembangkan serangan balasan untuk mendapatkan kembali wilayah.