Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-161: AS Dituding Bocorkan Lokasi Pasukan Putin untuk Diserang
Rusia menuding Amerika Serikat terlibat langsung dalam perang dengan bocorkan lokasi pasukan Vladimir Putin agar dapat diserang rudal oleh Ukraina.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ifa Nabila
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/HIMARS_1.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Perang di antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina hingga Rabu (3/8/2022) telah berlangsung selama 161 hari.
Kabar terbaru di antaranya adalah Rusia menuding Amerika Serikat terlibat langsung dalam perang di Ukraina dengan bocorkan lokasi pasukan Putin berada untuk diserang menggunakan rudal.
Invasi ini dimulai sejak Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan pasukan militernya untuk meluncurkan serangan berskala penuh ke Ukraina pada Kamis (24/2/2022) lalu.
Putin bahkan menyebut serangan ini sebagai 'operasi militer khusus' untuk memberantas 'genosida' di Donbas, serta 'demiliterisasi' dan 'denazifikasi' Ukraina.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-160: AS Bakal Kirim Bantuan Senjata Senilai 550 Juta Dolar
Konflik yang terjadi di antara negara bertetangga tersebut sampai saat ini masih berlangsung dan belum terlihat tanda-tanad akan segera berakhir.
Menurut Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg dan mantan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, perang Rusia-Ukraina bisa berlanjut hingga beberapa tahun kemudian.
Kondisi Terkini Perang
Dilansir TribunnewsSultra.com dari The Guardian, berikut sederet kejadian yang perlu diketahui pada hari ke-161 perang Rusia dengan Ukraina:
- Sekelompok tentara Rusia menuduh komandan mereka memenjarakan mereka di Ukraina timur karena menolak ambil bagian dalam perang.
Baca juga: Update Invasi Rusia Hari Ke-159: Crazy Rich Ukraina Tewas Diserang Pasukan Putin, Diduga Sengaja
Sekitar 140 tentara ditahan dan 4 orang di antaranya telah mengajukan pengaduan ke komite investigasi.
Hal itu diungkapkan oleh Maxim Grebenyuk, Kepala Ombudsman Militer yang berbasis di Ibu Kota Rusia, Moskow.
- Rusia menuduh Amerika Serikat "terlibat langsung" dalam perang dengan memberikan informasi penargetan untuk serangan rudal jarak jauh Ukraina.
Penjabat Wakil Kepala Intelijen Militer Ukraina Vadym Skibitsky sontak membantah pejabat AS memberikan informasi penargetan langsung tetapi mengakui ada konsultasi.
Baca juga: Update Perang Rusia vs Ukraina Hari Ke-158: Roket Putin Hantam Kharkiv dan Kherson, 1 Orang Tewas
- AS telah menjatuhkan sanksi pada Alina Kabaeva (39) yang mengaku sebagai kekasih Putin.
Kabaeva mendapatkan pembaruan terbaru pada daftar warga negara yang ditunjuk secara khusus oleh Kantor Pengawasan Aset Asing.