Dosen Lecehkan Mahasiswi Kendari
Polresta Kendari Periksa Seorang Saksi Perkara Dugaan Pelecehan Prof B Dosen UHO ke Mahasiswinya
Kepolisian Resor Kota atau Polresta Kendari, memeriksa seorang saksi dalam perkara dugaan pelecehan mahasiswi FKIP UHO.
Penulis: Fadli Aksar | Editor: Sitti Nurmalasari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Polresta-Kendari-Sulawesi-Tenggara.jpg)
RN mengaku dicium Prof B saat hendak pamit dan pergi meninggalkan rumah di Perdos UHO, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Sultra.
Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Kendari, AKP Fitrayadi mengatakan, Prof B memenuhi panggilan penyidik.
"Prof B datang di Ruang Penyidik PPA sekitar pukul 08.30 Wita, didampingi kuasa hukum dan dicecar 10 pertanyaan," kata AKP Fitrayadi, pada Jumat (22/7/2022).
Menurut AKP Fitrayadi, pemeriksaan terhadap Prof B, dosen FKIP UHO berlangsung selama dua sampai tiga jam.
"Untuk materi pertanyaan kami tidak bisa sampaikan ke publik," bebernya.
Baca juga: Pengakuan Mahasiswi RN Diduga Dilecehkan Dosen UHO Kendari, Takut Lapor Polisi Karena Nilai Eror
Saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan, polisi berencana akan memanggil empat saksi tambahan.
Kronologi Asusila
Sebelumnya, Prof B dosen Universitas Halu Oleo atau UHO Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) dilaporkan ke polisi.
Prof B tersebut dilaporkan korban RN (20) ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor Kota atau Polresta Kendari.
Laporan korban tertuang dalam pengaduan bernomor: B/789/VII/2022/Reskrim tertanggal 18 Juli 2022.
Baca juga: Rumpun Perempuan Sultra Juga Siap Dampingi Mahasiswi Korban Dugaan Pelecehan Dosen FKIP UHO Kendari
Dalam laporan tersebut, RN menceritakan aksi dugaan pencabulan yang dilakukan Prof B di kediamannya.
Saat itu dirinya datang ke rumah dosen tersebut, untuk menyetor tugas berupa rekaman nilai yang diminta, pada Senin (18/7/2022).
Setiba di rumah Prof B, dirinya duduk berhadapan lalu menyetorkan rekapan nilai sambil berbincang sebentar.
"Pada saat saya berdiri untuk pamit, terlapor (Prof B) berdiri langsung membuka masker dan mencium bibir saya," tulis korban dalam surat laporan yang diterima TribunnewsSultra.com.
Dirinya sontak kaget dan mendorong kedua bahu Prof B, lalu bergegas pergi keluar meninggalkan rumah sang dosen.
Baca juga: Ternyata Mahasiswi RN 2 Kali Dilecehkan Oknum Dosen Universitas Halu Oleo atau UHO Kendari Prof B
Korban pun keberatan dan melaporkan kejadian dugaan pelecehan tersebut ke Unit PPA Satreskrim Polresta Kendari. (*)
(TribunnewsSultra.com/Fadli Aksar)