PPDB Kendari

SMPN 9 Kendari Dukung Sistem PPDB Online, Kepsek Sebut Mempermudah Orangtua Siswa dan Sekolah

SMPN 9 Kendari membuka pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kota Kendari Tahun Ajaran 2022/2023.

TribunnewsSultra.com/ Amelda Devi Indriyani
SMPN 9 Kendari membuka pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kota Kendari Tahun Ajaran 2022/2023. Kepala Sekolah, Mansur Mokuni mengatakan PPDB SMPN 9 Kendari tahun ini dibuka dengan kuota 352 peserta didik baru. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - SMPN 9 Kendari membuka pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kota Kendari Tahun Ajaran 2022/2023.

Kepala Sekolah, Mansur Mokuni mengatakan PPDB SMPN 9 Kendari tahun ini dibuka dengan kuota 352 peserta didik baru.

Jumlah tersebut telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari.

Di mana, 352 peserta didik baru terdiri dari 11 rombongan belajar (rombel), dengan jumlah maksimal 32 siswa per rombel.

Mansur Mokuni menjelaskan PPDB secara online ini telah diterapkan selama tiga tahun, pihaknya tidak mengalami kesulitan hingga saat ini.

Baca juga: PPDB di SMAN 2 dan SMKN 4 Kendari, Ini Jumlah Kuota Siswa Dibutuhkan Tiap Sekolah

Menurutnya, justru pendaftaran online ini mempermudah pihak sekolah dalam hal administrasi yang lebih rapi.

Selain itu, memudahkan para orangtua calon siswa saat mendaftar yang bisa dilakukan melalui gawai agar tidak perlu lagi mengantre di sekolah.

Meski demikian, pihaknya tetap menyediakan loket pelayanan bagi orangtua yang kesulitan atau bingung mendaftarkan anaknya secara online.

"Saya melihat tadi, panitia sudah memfasilitasi orangtua, terutama bagi mereka yang kurang paham dengan sistem pendaftaran secara daring," katanya kepada TribunnewsSultra.com, Senin (20/6/2022).

Mansur menjelaskan pendaftaran di SMPN 9 Kendari ini menggunakan semua jalur yang telah disiapkan dengan persentase bagiannya.

Baca juga: Lengkap PPDB Kendari 2022, Jadwal, Syarat, Jalur, Cara Pendaftaran TK, SD, SMP Online dan Offline

Di antaranya jalur zonasi sebanyak 70 persen, jalur afirmasi 15 persen, jalur prestasi 10 persen, dan jalur perpindahan orangtua dari luar daerah 15 persen.

Menurutnya, beberapa jalur pendaftaran ini sangat baik dan pihaknya sangat mendukung, sebab bisa memfasilitasi bagi siswa yang ingin sekolah.

Lanjutnya, jika salah satu jalur tersebut melebihi target kuota, maka kuota jalur lainnya akan dibuka lebih agar memenuhi kuota keseluruhan yang diperlukan.

"Hampir merata di seluruh sekolah, karena misalnya jalur prestasi hanya 10 persen tiap sekolah, jika melebihi 10 persen terpaksa jalur lain yang diperbesar supaya memenuhi kuota," jelasnya.

Ia berharap para orangtua peserta didik agar tidak panik saat memilih sekolah dan mendaftar, apalagi ketika anaknya tidak ter-cover dalam sekolah yang dipilih. (*)

(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved