Berita IAIN
Peserta Alami Kendala Jaringan, IAIN Kendari Sultra Gelar Ujian Susulan UM-PTKIN
calon mahasiswa baru Institut Agama Islam Negeri atau IAIN Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara ikuti Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam
Penulis: Mukhtar Kamal | Editor: Muhammad Israjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/IAIN-Kendari-terdaftar-sebagai-peserta-Seleksi-Sistem-Elektronik.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Sebanyak 20 calon mahasiswa baru Institut Agama Islam Negeri atau IAIN Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara ikuti Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (UM-PTKIN) susulan.
20 calon mahasiswa baru ini telah terdaftar sebagai peserta Seleksi Sistem Elektronik (SSE) UM-PTKIN susulan, Senin (20/6/22).
Peserta ujian susulan tersebut merupakan peserta yang mengalami kendala saat mengikuti SSE pada 14-15 Juni lalu.
Ketua Panitia Lokal UM-PTKIN IAIN Kendari, Dr Husain Insawan mengatakan peserta yang berhak mengikuti ujian susulan merupakan peserta yang telah membuat pengaduan pada layanan SAPA UM-PTKIN.
Baca juga: Mahasiswa IAIN Kendari Perkuat Implementasi Paradigma Transdisipliner Bidang Akademik
Lanjutnya, pengaduan disertai dengan bukti-bukti screenshoot baik yang terkait jaringan maupun perangkat digital yang tidak terkoneksi dengan aplikasi ujian.
“Ujian susulan ini dilaksanakan dalam rangka mengakomodir peserta yang mengalami kendala diluar dari unsur kesengajaan," katanya.
"Mereka tetap memiliki hak untuk mengikuti ujian karena telah melakukan pembayaran biaya pendaftaran," jelasnya menambahkan.
Pelaksanaan ujian susulan dilakukan dari rumah masing-masing peserta dan diawasi dari ruang ujian virtual oleh tim TIK UM-PTKIN IAIN Kendari di laboratorium TIPD.
Seperti sebelumnya, peserta SSE susulan mengikuti ujian yang terdiri dari dari tes potensi akademik, tes kebahasaan, tes kemampuan keislaman dan tes kemampuan bidang.
Baca juga: IAIN Kendari Sultra Bakal Luncurkan Al Quran Terjemahan Bahasa Tolaki di Bulan November 2022
Kemudian, diakhiri dengan tes Baca Tulis Alqur’an. Namun bukan hanya itu, Peserta pun juga diwajibkan menyelesaikan soal dengan durasi 120 menit.
Ketua Tim TIK UM-PTKIN IAIN Kendari, Ibrahim Iskandar SE, berdasarkan data statistik UM-PTKIN, sekitar tiga persen dari 907 peserta UM-PTKIN IAIN Kendari pada 14-15 Juni melaporkan kendala yang mereka hadapi saat ujian.
"Kami memaklumi jika terdapat kendala terutama terkait jaringan internet mengingat distribusi infrastruktur telekomunikasi di wilayah Sulawesi Tenggara belum merata seperti di wilayah Jawa dan Sumatera," tuturnya
"Oleh karena itu kami harapkan ujian susulan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan memastikan akses jaringan internet dari lokasi ujian dapat diakses dengan baik,” papar Kepala TIPD IAIN Kendari ini.
Baca juga: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Kendari Jadwalkan Gelar FEBI WAFE, Lengkap Cara Pendaftaran
Sebelumnya, panitia lokal IAIN Kendari telah membuat pengumuman dan anjuran kepada peserta untuk mengikuti ujian di wilayah perkotaan untuk menghindari kendala jaringan kembali terulang.
Berdasarkan pantauan panitia, masih terdapat dua orang peserta yang kesulitan mengikuti ujian susulan dengan alasan koneksi internet yang belum memadai.
Untuk diketahui, kesempatan untuk mengikuti ujian susulan hanya diberikan satu kali. Apabila peserta belum mengikuti ujian susulan karena masih mengalami kendala.
Peserta dianjurkan untuk mendaftar melalui jalur penerimaan mahasiswa baru Mandiri Lokal yang dibuka hingga 22 Juni 2022. Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui laman https://sia.iainkendari.ac.id (*)
(TribunnewsSultra.com/Husni Husein)