Berita Kendari

Potret Puluhan Rumah di Kawasan TPA Puuwatu Kendari Usai Terbakar, Nyaris Rata dengan Tanah

puluhan rumah usai kebakaran hanya terlihat kepulan asap dan puing-puing sisa kebakaran seperti atap seng. di kawasan TPA Puuwatu, Kota Kendari

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Muhammad Israjab
Fadli Aksar/TribunnewsSultra.com)
suasana puluhan rumah, nyaris rata dengan tanah usai kebakaran di kawasan TPA Puuwatu, Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara, pada Kamis (9/6/2022) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Begini suasana puluhan rumah, nyaris rata dengan tanah usai kebakaran di kawasan TPA Puuwatu, Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara, Kamis (9/6/2022).

Terlihat kondisi puluhan rumah usai kebakaran hanya terlihat kepulan asap dan puing-puing sisa kebakaran seperti atap seng.

Terlihat pemadam kebakaran mencoba memadamkan api. Sesekali terlihat warga yanng juga sebagai pemilik rumah memunguti sisa-sisa perabotan rumah yang ludes di lalap api.

Baca juga: 26 Unit Rumah di Kawasan TPA Puuwatu Kendari Ludes Terbakar, Diduga Gegara Anti Nyamuk Bakar

Diketahui kebakaran di kawasan TPA Puuwatu Kendari Provinsi Sultra, Kamis (9/6/2022) terjadi sekira pukul 08.00 WIB.

Akibat kebakaran ini menurut informasi ada 26 unit rumah hangus terbakar.

Sekda Kota Kendari, Ridwansyah Taridala sedang meninjau lokasi kejadian di TPU Puuwatu
Sekda Kota Kendari, Ridwansyah Taridala sedang meninjau lokasi kejadian di TPU Puuwatu (Istimewa)

Bahkan diketahui ada 29 KK yang harus kehilangan tempat tinggal.

Salah seorang korban bernama Fitri menjelaskan, api diduga berasal dari rumah yang ditinggal penghuninya.

"Karena penghuni rumah tidak ada, api membesar lalu merembet ke rumah yang lain," kata Fitri saat peristiwa kebakaran.

Baca juga: Sosok Wanita NM Penyimpan 7 Janin Bayi Dalam Boks Makanan Diringkus di Konawe, Pacar di Kalimantan

Api diduga bersumber dari anti nyamuk yang lupa dimatikan, lalu membakar tempat tidur hingga menimbulkan kobaran.

Saat ini Sekda Kota Kendari, Ridwansyah Taridala sedang meninjau lokasi kejadian.

Menurut Kasi Kerja Sama Publikasi Damkar, Kendari, Martoyo Awaluddin mengatakan, sebanyak lima unit armada mobil kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api.

"Kami menurunkan lima unit armada. Untuk proses pemadaman mulai dilakukan sejak pukul 08.20 Wita sampai 10.50 Wita," bebernya. (*)

(Fadli Askar/TribunnewsSultra.com)

 

 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved