Rabu, 29 April 2026

Berita Kendari

1.400 Sak Beras SPHP Disiapkan di Gerakan Pangan Murah Kadia Kendari, Harga Rp58 Ribu per 5 Kg

Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak dilaksanakan se-Indonesia termasuk di Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (30/8/2025).

Tayang:
zoom-inlihat foto 1.400 Sak Beras SPHP Disiapkan di Gerakan Pangan Murah Kadia Kendari, Harga Rp58 Ribu per 5 Kg
(TribunnewsSultra.com/Apriliana Suriyanti)
GPM DI KENDARI - Salah satu lokasi GPM tersebut berada di Kantor Camat Kadia, Jalan Wayong, Kelurahan Kadia, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Dalam gerakan tersebut, tersedia 1.400 sak beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan atau SPHP seharga Rp58 ribu per 5 kilogram. (TribunnewsSultra.com/Apriliana Suriyanti) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak dilaksanakan se-Indonesia termasuk di Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (30/8/2025).

Ibu Kota Provinsi Sultra ini memiliki 11 kecamatan di antaranya Kecamatan Kadia, Kecamatan Puuwatu, Kecamatan Wuawua, Kecamatan Poasia, Kecamatan Mandonga.

Kemudian Kecamatan Nambo, Kecamatan Kendari, Kecamatan Kendari Barat, Kecamatan Abeli, Kecamatan Baruga, serta Kecamatan Kambu.

Salah satu lokasi GPM tersebut berada di Kantor Camat Kadia, Jalan Wayong, Kelurahan Kadia, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Sultra.

Jaraknya sekira 2,4 kilometer dari kantor balai kota Jalan Jenderal Ahmad Yani Kelurahan Mandonga Kecamatan Mandonga.

Dalam gerakan tersebut, tersedia 1.400 sak beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan atau SPHP seharga Rp58 ribu per 5 kilogram.

Kemudian 240 kilogram gula pasir seharga Rp17.500 per kilogram, dan 240 liter minyak goreng merek Minyakita seharga Rp15.500 per liter.

Baca juga: Keluhkan Harga Beras Mahal, Emak-emak Serbu Pasar Murah Kodim 1430 Konawe Utara Sulawesi Tenggara

Pantauan TribunnewsSultra.com sekira pukul 9.30 WITA, masyarakat tengah mengantre tiga jenis bahan pangan di tempat tersebut.

Meski pembelian beras dari Bulog ini dibatasi dua karung per orang, namun warga merasa terbantu dengan kehadiran GPM.

Seperti diungkapkan seorang warga, Sartini (63) saat ditemui TribunnewsSultra.com di lokasi.

"Ya alhamdulillah sangat terbantu, apalagi selisih harga beras di pasar dengan harga beras SPHP ini hampir Rp20 ribu," kata dia.

Camat Kadia, Hasman Dani menyebutkan, untuk mengurai kepadatan antrean pihaknya menyiapkan lima gerai.

Selain itu, dia juga membuat gerai khusus masyarakat lanjut usia (lansia). Sehingga lansia tidak perlu mengantre lama.

"Kami berharap para lansia mendapatkan pelayanan maksimal supaya mereka tidak perlu ikut antrean," ucapnya.

Baca juga: Mendagri Tito Minta Pemda se-Sulawesi Tenggara Cek Harga Pangan Tiap Pekan, Utamakan Beras dan Telur

Dia berharap, GPM dapat menekan inflasi dan memenuhi kebutuhan masyarakat terutama di wilayahnya. 

Gerakan Pangan Murah di Kantor Camat Kadia berlangsung mulai hari ini hingga stok beras, gula, dan minyak habis. (*)

(TribunnewsSultra.com/Apriliana Suriyanti)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved