Sabtu, 18 April 2026

Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-96: Pasukan Putin Hancurkan Kota Terbesar di Donbas

Zelensky: Serangan Rusia di Sievierodonetsk menghancurkan 'seluruh infrastruktur penting' kota terbesar yang masih dipegang oleh Ukraina di Donbas.

Tayang:
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ifa Nabila
zoom-inlihat foto Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-96: Pasukan Putin Hancurkan Kota Terbesar di Donbas
AP/Alexei Alexandrov
Asap mengepul dari pabrik baja Azovstal di Mariupol, kota pelabuhan selatan Ukraina saat pertempuran dengan Rusia meningkat pada Rabu (4/5/2022). 

- Menteri Ekonomi Jerman Robert Habeck menyatakan kekhawatiran bahwa persatuan Uni Eropa mengenai sanksi baru terhadap Rusia "mulai runtuh".

“Setelah serangan Rusia ke Ukraina, kami melihat apa yang bisa terjadi ketika Eropa bersatu. Dengan pandangan ke KTT besok, mari berharap terus seperti ini,” sebut Habeck dalam konferensi pers pada Minggu (29/5/2022).

"Tapi itu sudah mulai runtuh." imbuhnya.

Baca juga: Daftar Senjata Ilegal yang Dipakai Rusia di Ukraina Termasuk Bom FAB-250: Bukti Kejahatan Perang

- Rusia akan terus memasok gas ke Serbia, setelah panggilan telepon antara Putin dengan Presiden Serbia Aleksandar Vučić.

Vučić mengatakan dia menyetujui kontrak pasokan gas tiga tahun dengan Putin, dengan rincian lebih lanjut akan diselesaikan dengan produsen Gazprom.

- Rusia terus mengirimkan gas ke Eropa melalui Ukraina, Gazprom telah mengkonfirmasi.

Produsen gas Rusia mengatakan pasokannya melalui titik masuk Sudzha mencapai 44,1 meter kubik, naik dari 43,95 meter kubik pada Sabtu.

Baca juga: Diplomat Veteran Rusia di Markas PBB Mundur gegara Malu, Sudah Niat sejak Awal Invasi ke Ukraina

- Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov membantah spekulasi bahwa Putin sakit.

"Saya tidak berpikir bahwa orang waras dapat melihat pada orang ini tanda-tanda semacam penyakit atau penyakit." terang Lavrov.

- Zelenskyy mengatakan dia yakin Rusia akan menyetujui pembicaraan jika Ukraina dapat merebut kembali semua wilayah yang telah hilang sejak invasi.

Namun, Zelenskyy mengesampingkan gagasan menggunakan kekuatan untuk memenangkan kembali tanahnya.

Baca juga: Saat Biden Sebut Perang Rusia Vs Ukraina Picu Krisis Global: Hukum Internasional dan HAM Dilanggar

“Saya tidak percaya bahwa kita dapat memulihkan semua wilayah kita dengan cara militer. Jika kita memutuskan untuk pergi ke sana, kita akan kehilangan ratusan ribu orang, ”jelas Zelenskyy.

- NATO tidak lagi terikat oleh komitmen masa lalu untuk menahan diri dari mengerahkan pasukannya di Eropa timur setelah Moskow “tidak memiliki konten apa pun” dalam Undang-Undang Pendiri NATO-Rusia.

Hal itu disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal NATO Mircea Geoana kepada Agence France-Presse (AFP).

Baca juga: Akhiri 15 Tahun Berbisnis, Starbucks Keluar dari Rusia: Tutup 130 Gerai dan Berhentikan 2000 Pegawai

- Ukraina telah mulai menerima rudal anti-kapal Harpoon dari Denmark dan howitzer self-propelled dari Amerika Serikat.

“Pertahanan pantai negara kita tidak hanya akan diperkuat oleh rudal Harpoon, mereka akan digunakan oleh tim Ukraina yang terlatih,” ungkap Menteri Pertahanan Ukraina Oleksiy Reznikov.

- Polandia juga telah setuju untuk mengirim artileri ke Ukraina, media pemerintah Polandia melaporkan.

(TribunnewsSultra.com/Nina Yuniar)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved