Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-90: Zelenskyy Ingin Ketemu Putin hingga Minta Perberat Sanksi
Invasi pasukan militer Presiden Rusia Vladimir Putin ke Ukraina terhitung hingga hari ini, Selasa (24/5/2022) telah berlangsung selama 90 hari.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ifa Nabila
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/zelenskyy-putin-_.jpg)
- Zelenskyy memberikan wawasan tentang tingkat kerugian yang diderita oleh pasukan Ukraina di Donbas, dengan mengatakan antara 50 hingga 100 orang Ukraina bisa mati setiap hari.
Sementara Ukraina dan sekutunya telah membuat banyak kerugian Rusia sejak perang dimulai, terkait korban Ukraina telah menjadi permasalahan tersendiri.
Baca juga: Rangkuman Hari Ke-87: Pasukan Terakhir Azovstal Menyerah, Rudal Rusia Hantam Pusat Budaya Ukraina
- Zelenskyy menyebut hampir 90 orang tewas dalam serangan udara Rusia di Desa Desna, Chernihiv, wilayah utara Ukraina.
Pihak berwenang Ukraina mengatakan delapan orang tewas dalam serangan yang terjadi Selasa pekan lalu.
- Para pejuang Ukraina yang menyerah di pabrik baja Azovstal di kota pelabuhan Mariupol akan diadili.
Hal itu diungkapkan Kepala Daerah Separatis Donetsk, Denis Pushilin, kepada media pemerintah Rusia.
Baca juga: 850 Gerai McDonald di Rusia Bakal Beroperasi dengan Nama Baru setelah Diborong Miliarder Govor
Meski begitu, belum jelas tuduhan apa yang akan dihadapi para tentara tersebut.
- Perang di Ukraina dapat menyebabkan resesi di ekonomi yang lebih lemah, kepala IMF telah memperingatkan.
Kristalina Georgieva meramalkan bahwa 2022 akan menjadi tahun yang sulit dan menolak untuk mengesampingkan resesi global jika kondisinya memburuk secara nyata.
- Gambar satelit baru dilaporkan menunjukkan pencurian gandum Ukraina oleh Rusia.
Baca juga: Pasukan Azov Berjuang Lawan Rusia di Labirin Terowongan Pabrik Azovstal, Ratusan Lainnya Menyerah
Gambar-gambar yang dirilis oleh Maxar Technologies tampaknya mendukung klaim dari Zelenskyy bahwa makanan telah dicuri secara bertahap dari negara tersebut, menurut laporan CNN telah.
Dalam foto yang diambil dari tanggal 19 dan 21 Mei 2022, nampak dua kapal pengangkut curah dengan bendera Rusia terlihat memuat biji-bijian dari silo biji-bijian tempat mereka berlabuh.
- Starbucks meninggalkan pasar Rusia, mengakhiri hampir 15 tahun bisnis di sana.
Perusahaan kopi yang berbasis di Seattle, Washington, AS ini memiliki 130 toko dan hampir 2.000 karyawan di Rusia.
Sebelumnya, McDonalds juga menarik diri, menghapus "lengkungan emas" dari Rusia sebelum pergi untuk selamanya dari negara yang dipimpin Putin itu.
(TribunnewsSultra.com/Nina Yuniar)