Minggu, 26 April 2026

Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-90: Zelenskyy Ingin Ketemu Putin hingga Minta Perberat Sanksi

Invasi pasukan militer Presiden Rusia Vladimir Putin ke Ukraina terhitung hingga hari ini, Selasa (24/5/2022) telah berlangsung selama 90 hari.

Tayang:
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ifa Nabila
zoom-inlihat foto Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-90: Zelenskyy Ingin Ketemu Putin hingga Minta Perberat Sanksi
Kolase The Guardian | France24
Kiri: Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy saat pidato kenegaraan pada Senin (14/3/2022) atau hari ke-19 perang. Kanan: Presiden Rusia Vladimir Putin 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Invasi pasukan militer Presiden Rusia Vladimir Putin ke Ukraina terhitung hingga hari ini, Selasa (24/5/2022) telah berlangsung selama 90 hari.

Perang yang disebut Rusia sebagai 'operasi militer khusus' dengan tujuan demiliterisasi dan denazifikasi Ukraina ini dimulai sejak, Kamis (24/2/2022) lalu.

Konflik bersenjata di antara dua negara Eropa yang saling bertetangga itu hingga kini masih berlangsung panas dan belum ada tanda-tanda akan diakhiri.

Dilansir TribunnewsSultra.com dari The Guardian, berikut sederet kejadian yang perlu diketahui pada hari ke-90 perang Rusia dengan Ukraina:

Baca juga: Setelah Rebut Mariupol, Rusia Serang Sievierodonetsk, Ukraina: Mereka Gagal Lalu Mundur

- Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyebut bahwa Putin adalah satu-satunya pejabat Rusia yang bersedia dia temui untuk membahas cara mengakhiri perang.

“Presiden Federasi Rusia memutuskan semuanya,” kata Zelesnkyy dalam pidato video di Forum Ekonomi Dunia di Davos.

“Saya tidak dapat menerima pertemuan apa pun dengan siapa pun yang berasal dari Federasi Rusia selain presiden (Putin).” tegas Zelenskyy.

- Seorang diplomat veteran Rusia di Jenewa telah mengundurkan diri sebagai protes atas invasi ke Ukraina.

Baca juga: Rusia Datangkan Puluhan Teknisi Bom Suriah, Apa yang akan Terjadi pada Ukraina?

Keputusan tersebut merupakan protes politik yang jarang terjadi dari dalam pembentukan kebijakan luar negeri Rusia.

Boris Bondarev, seorang konselor di misi permanen Rusia untuk PBB di Jenewa, menulis dalam sebuah pernyataan publik: “Saya tidak pernah begitu malu dengan negara saya.”

Bondarev membenarkan bahwa dia telah menyerahkan surat pengunduran dirinya.

- Sebuah pengadilan di Kyiv telah menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada seorang tentara Rusia atas pembunuhan seorang warga sipil Ukraina.

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-89: Kyiv Tolak Gencatan Senjata dan Ahli Bom Suriah Bantu Putin

Hukuman penjara seumur hidup terhadap ini merupakan putusan pertama dalam sebuah pengadilan yang berkaitan dengan kejahatan perang oleh tentara Rusia selama invasinya ke Ukraina.

Vadim Shishimarin (21) seorang Sersan Rusia dinyatakan bersalah membunuh kakek-kakek warga sipil Ukraina bernama Oleksandr Shelipov (62) di wilayah Sumy selama hari-hari awal invasi.

- Jaksa Agung Ukraina Iryna Venediktova mengatakan ada sekitar 13.000 kasus dugaan kejahatan perang Rusia yang diselidiki pada Senin (23/5/2022).

Sebanyak 48 tentara Rusia lainnya akan menghadapi pengadilan kejahatan perang, kata Venediktova.

Baca juga: Pengacara Ukraina Pendukung Iblis Bela Tentara Rusia yang Bunuh Kakek-kakek: Saya Kasihan Padanya

Selain itu, pejabat Ukraina diketahui juga memiliki daftar sekitar 600 tersangka yang diduga terlibat dalam kejahatan perang.

- Dua puluh negara mengumumkan paket bantuan keamanan baru dan setuju untuk mengirim senjata yang lebih canggih ke Ukraina, termasuk peluncur Harpoon dan rudal untuk melindungi wilayah pantai.

Hal itu diungkapkan oleh Menteri Pertahanan Amerika Serikat Lloyd Austin.

Paket keamanan baru termasuk "amunisi artileri yang sangat dibutuhkan, sistem pertahanan pantai dan tank dan kendaraan lapis baja lainnya." kata Austin.

Baca juga: Pengakuan Tentara Rusia saat Bunuh Kakek-kakek Ukraina: Gugup, Kini Pasrah Terima Hukuman

- Denmark berjanji untuk mengirim rudal anti-kapal Harpoon yang dapat digunakan untuk mendorong angkatan laut Rusia menjauh dari pelabuhan Laut Hitam Ukraina.

Yang mana memungkinkan ekspor biji-bijian dan produk pertanian lainnya di pelabuhan Laut Hitam Ukraina, dilanjutkan.

- Diskusi “tingkat rendah” sedang berlangsung mengenai apakah beberapa pasukan AS harus ditempatkan di Ukraina.

Serta bagaimana AS mungkin perlu menyesuaikan pelatihannya terhadap pasukan Ukraina.

Baca juga: AS hingga Jepang Walk Out dari Rapat APEC Imbas Perang Rusia-Ukraina, Apakah Indonesia Ikut?

Hal itu disampaikan oleh Ketua Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Mark Milley,

- Zelenskyy mendesak barat untuk mengintensifkan sanksi ekonominya terhadap Rusia.

Dihadapan para pemimpin bisnis di Davos, Zelenskyy mengatakan perlu memutuskan apakah "kekuatan kasar" harus menguasai dunia.

Dalam pidato video utama ke Forum Ekonomi Dunia itu, Zelenskyy menyerukan embargo minyak penuh, pemutusan bank-bank Rusia dari sistem keuangan global, isolasi total sektor TI Rusia, dan larangan perdagangan dengan Rusia.

Baca juga: Update Perang di Ukraina Hari Ke-88: Moskow Putus Pasokan Gas Finlandia dan Larang Biden Masuk Rusia

- Uni Eropa kemungkinan akan menyetujui embargo impor minyak Rusia "dalam beberapa hari", kata Menteri Ekonomi Jerman Robert Habeck pada Senin (23/5/2022).

Wakil Kanselir Jerman itu juga mengatakan kepada penyiar Jerman ZDF bahwa Komisi Eropa dan AS sedang mengerjakan proposal untuk membatasi harga minyak global daripada membayar "harga berapa pun".

- Zelenskyy memberikan wawasan tentang tingkat kerugian yang diderita oleh pasukan Ukraina di Donbas, dengan mengatakan antara 50 hingga 100 orang Ukraina bisa mati setiap hari.

Sementara Ukraina dan sekutunya telah membuat banyak kerugian Rusia sejak perang dimulai, terkait korban Ukraina telah menjadi permasalahan tersendiri.

Baca juga: Rangkuman Hari Ke-87: Pasukan Terakhir Azovstal Menyerah, Rudal Rusia Hantam Pusat Budaya Ukraina

- Zelenskyy menyebut hampir 90 orang tewas dalam serangan udara Rusia di Desa Desna, Chernihiv, wilayah utara Ukraina.

Pihak berwenang Ukraina mengatakan delapan orang tewas dalam serangan yang terjadi Selasa pekan lalu.

- Para pejuang Ukraina yang menyerah di pabrik baja Azovstal di kota pelabuhan Mariupol akan diadili.

Hal itu diungkapkan Kepala Daerah Separatis Donetsk, Denis Pushilin, kepada media pemerintah Rusia.

Baca juga: 850 Gerai McDonald di Rusia Bakal Beroperasi dengan Nama Baru setelah Diborong Miliarder Govor

Meski begitu, belum jelas tuduhan apa yang akan dihadapi para tentara tersebut.

- Perang di Ukraina dapat menyebabkan resesi di ekonomi yang lebih lemah, kepala IMF telah memperingatkan.

Kristalina Georgieva meramalkan bahwa 2022 akan menjadi tahun yang sulit dan menolak untuk mengesampingkan resesi global jika kondisinya memburuk secara nyata.

- Gambar satelit baru dilaporkan menunjukkan pencurian gandum Ukraina oleh Rusia.

Baca juga: Pasukan Azov Berjuang Lawan Rusia di Labirin Terowongan Pabrik Azovstal, Ratusan Lainnya Menyerah

Gambar-gambar yang dirilis oleh Maxar Technologies tampaknya mendukung klaim dari Zelenskyy bahwa makanan telah dicuri secara bertahap dari negara tersebut, menurut laporan CNN telah.

Dalam foto yang diambil dari tanggal 19 dan 21 Mei 2022, nampak dua kapal pengangkut curah dengan bendera Rusia terlihat memuat biji-bijian dari silo biji-bijian tempat mereka berlabuh.

- Starbucks meninggalkan pasar Rusia, mengakhiri hampir 15 tahun bisnis di sana.

Perusahaan kopi yang berbasis di Seattle, Washington, AS ini memiliki 130 toko dan hampir 2.000 karyawan di Rusia.

Sebelumnya, McDonalds juga menarik diri, menghapus "lengkungan emas" dari Rusia sebelum pergi untuk selamanya dari negara yang dipimpin Putin itu.

(TribunnewsSultra.com/Nina Yuniar)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved