Kamis, 23 April 2026

Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-90: Zelenskyy Ingin Ketemu Putin hingga Minta Perberat Sanksi

Invasi pasukan militer Presiden Rusia Vladimir Putin ke Ukraina terhitung hingga hari ini, Selasa (24/5/2022) telah berlangsung selama 90 hari.

Tayang:
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ifa Nabila
zoom-inlihat foto Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-90: Zelenskyy Ingin Ketemu Putin hingga Minta Perberat Sanksi
Kolase The Guardian | France24
Kiri: Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy saat pidato kenegaraan pada Senin (14/3/2022) atau hari ke-19 perang. Kanan: Presiden Rusia Vladimir Putin 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Invasi pasukan militer Presiden Rusia Vladimir Putin ke Ukraina terhitung hingga hari ini, Selasa (24/5/2022) telah berlangsung selama 90 hari.

Perang yang disebut Rusia sebagai 'operasi militer khusus' dengan tujuan demiliterisasi dan denazifikasi Ukraina ini dimulai sejak, Kamis (24/2/2022) lalu.

Konflik bersenjata di antara dua negara Eropa yang saling bertetangga itu hingga kini masih berlangsung panas dan belum ada tanda-tanda akan diakhiri.

Dilansir TribunnewsSultra.com dari The Guardian, berikut sederet kejadian yang perlu diketahui pada hari ke-90 perang Rusia dengan Ukraina:

Baca juga: Setelah Rebut Mariupol, Rusia Serang Sievierodonetsk, Ukraina: Mereka Gagal Lalu Mundur

- Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyebut bahwa Putin adalah satu-satunya pejabat Rusia yang bersedia dia temui untuk membahas cara mengakhiri perang.

“Presiden Federasi Rusia memutuskan semuanya,” kata Zelesnkyy dalam pidato video di Forum Ekonomi Dunia di Davos.

“Saya tidak dapat menerima pertemuan apa pun dengan siapa pun yang berasal dari Federasi Rusia selain presiden (Putin).” tegas Zelenskyy.

- Seorang diplomat veteran Rusia di Jenewa telah mengundurkan diri sebagai protes atas invasi ke Ukraina.

Baca juga: Rusia Datangkan Puluhan Teknisi Bom Suriah, Apa yang akan Terjadi pada Ukraina?

Keputusan tersebut merupakan protes politik yang jarang terjadi dari dalam pembentukan kebijakan luar negeri Rusia.

Boris Bondarev, seorang konselor di misi permanen Rusia untuk PBB di Jenewa, menulis dalam sebuah pernyataan publik: “Saya tidak pernah begitu malu dengan negara saya.”

Bondarev membenarkan bahwa dia telah menyerahkan surat pengunduran dirinya.

- Sebuah pengadilan di Kyiv telah menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada seorang tentara Rusia atas pembunuhan seorang warga sipil Ukraina.

Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-89: Kyiv Tolak Gencatan Senjata dan Ahli Bom Suriah Bantu Putin

Hukuman penjara seumur hidup terhadap ini merupakan putusan pertama dalam sebuah pengadilan yang berkaitan dengan kejahatan perang oleh tentara Rusia selama invasinya ke Ukraina.

Vadim Shishimarin (21) seorang Sersan Rusia dinyatakan bersalah membunuh kakek-kakek warga sipil Ukraina bernama Oleksandr Shelipov (62) di wilayah Sumy selama hari-hari awal invasi.

- Jaksa Agung Ukraina Iryna Venediktova mengatakan ada sekitar 13.000 kasus dugaan kejahatan perang Rusia yang diselidiki pada Senin (23/5/2022).

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved