Berita Sulawesi Tenggara
Kadis ESDM Sultra Andi Azis Tak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Izin Tambang
Kadis ESDM Sultra Andi Azis bisa langsung meninggalkan gedung Kejati Sultra tanpa menumpangi mobil tahanan.
Penulis: Fadli Aksar | Editor: Sitti Nurmalasari
Detik-detik Keluar Gedung
Detik-detik Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sulawesi Tenggara (Kadis ESDM Sultra) Andi Azis keluar dari gedung Kejati Sultra.
Andi Azis langsung pulang usai keluar dari gedung Kejati Sultra setelah diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi izin tambang PT Toshida Indonesia, Senin (10/1/2022) petang.
Diketahui, Andi Azis diperiksa sebagai tersangka dugaan korupsi penyalahgunaan kawasan hutan dan persetujuan rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) PT Toshida Indonesia.
Andi Azis datang di gedung Kejati Sultra pada Senin (10/1/2022) sekira pukul 09.00 Wita, ditemani pengacaranya Irianto Andi Baso Ence.
Kadis ESDM Sultra ini dicecar 80 pertanyaan terkait peran dirinya dalam penandatanganan RKAB PT Toshida Indonesia pada 2019 dan 2021.
Baca juga: Detik-detik Kadis ESDM Sultra Andi Azis Keluar dari Gedung Kejaksaan Tinggi Usai Diperiksa 7,5 Jam
Adapun pemeriksaan terhadap Andi Azis berlangsung kurang lebih selama 7,5 jam dan berakhir pada pukul 16.30 Wita.
Setelah pemeriksaan, tersangka kasus korupsi izin tambang PT Toshida Indonesia, Andi Azis pun keluar dari gedung Kejati Sultra pukul 17.33 Wita.
Saat hendak menaiki mobil, Andi Azis berhasil dicegat awak media, namun ia tak memberikan penjelasan terkait pemeriksaan tersebut.
Andi Azis lantas menunjuk kuasa hukumnya Irianto Andi Baso Ence yang beriringan keluar dari gedung Kejati Sultra.
Kadis ESDM Sultra ini hanya ikut dalam sesi wawancara tersebut dan berada di samping penasehat hukumnya.
Baca juga: Kejati Sulawesi Tenggara Belum Bisa Pastikan Penahanan Tersangka Kadis ESDM Sultra Andi Azis
Namun, belum selesai wawancara dengan awak media, Andi Azis langsung membuka pintu mobil minibus bernomor polisi DT 1276 BC meninggalkan pengacaranya. (*)
(TribunnewsSultra.com/Fadli Aksar)