Bentrok di Kendari

Pelaku Bentrok di Kendari Bertambah, Polda Sulawesi Tenggara Tetapkan 16 Tersangka, 5 Masih Buron

Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) menetapkan total 16 orang tersangka kasus bentrok di Kendari Beach pada 16 Desember 2021 lalu.

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Sitti Nurmalasari
handover
Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) menetapkan total 16 orang tersangka kasus bentrok di Kendari Beach pada 16 Desember 2021 lalu. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) menetapkan total 16 orang tersangka kasus bentrok di Kendari Beach pada 16 Desember 2021 lalu.

Namun, polisi baru menahan 11 orang di antaranya sebagai tersangka, sementara lima tersangka lainnya masih buron.

Sebelumnya, Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) meringkus dua terduga pembunuh sopir angkutan kota (angkot), AG (23).

Keduanya adalah ID dan AH, terduga penganiaya dan pembacokan terhadap sopir angkot saat bentrok kelompok masyarakat di Kendari Beach, Kota Kendari pada 16 Desember 2021 lalu.

ID dan AH ditangkap saat melarikan diri di Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sultra pada Kamis (6/1/2022) sekira pukul 00.20 Wita.

Baca juga: Polisi Ringkus 2 Terduga Pembunuh Sopir Angkot saat Bentrok di Kendari Beach, Sempat Lari di Laonti

Direktur Reserse dan Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sultra Kombes Pol Bambang Wijanarko mengatakan, polisi sudah memeriksa 53 saksi.

Ke-53 saksi itu di antaranya kasus tindak pidana penghasutan, pengrusakan, pembakaran, penganiayaan hingga pembunuhan.

"Tindak pidana penghasutan kami sudah periksa 16 saksi, 10 jadi tersangka, dan 6 dilakukan penahanan," ujar Kombes Pol Bambang Wijanarko saat dikonfirmasi via WhatsApp Messenger, Kamis (6/1/2022).

Sementara, empat tersangka yang masih buron dalam pengejaran polisi. Ke-10 tersangka tersebut dijerat dengan Pasal 160 KUHP tentang Penghasutan.

Selanjutnya, untuk tindak pidana penganiayaan, Polda Sultra sudah memeriksa 16 saksi dan menetapkan dua tersangka.

Baca juga: Polda Sulawesi Tenggara Tetapkan 4 Tersangka Baru Kasus Bentrok Kelompok Masyarakat di Kendari

Sedikitnya, kata Kombes Pol Bambang Wijanarko, satu tersangka sudah ditahan, satunya masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

Sementara itu, kasus pembunuhan sopir angkot, polisi sudah menangkap dua tersangka yakni ID dan AH.

"ID berperan memukul korban menggunakan kayu balok, sementara AH membacok leher korban," ujar Kombes Pol Bambang Wijanarko.

Menurut Kombes Pol Bambang Wijanarko, kedua pelaku ini langsung digelandang ke Rutan Mapolda Sultra dan ditetapkan sebagai tersangka.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved