Bentrok di Kendari

Polisi Ringkus 2 Terduga Pembunuh Sopir Angkot saat Bentrok di Kendari Beach, Sempat Lari di Laonti

Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) mengamankan dua terduga pembunuh sopir angkutan kota (angkot) di Kota Kendari.

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Fadli Aksar
Direktur Reserse dan Kriminal Umum (Dirreskrimum) Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) Kombes Pol Bambang Wijanarko 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) mengamankan dua terduga pembunuh sopir angkutan kota (angkot) di Kota Kendari.

Keduanya adalah ID dan AH, terduga penganiaya dan pembacokan terhadap sopir angkot AG (23) saat bentrok kelompok masyarakat di Kendari Beach, Kota Kendari, Sultra pada 16 Desember 2021 lalu.

ID dan AH ditangkap saat melarikan diri di Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sultra pada Kamis (6/1/2022) sekira pukul 00.20 Wita.

Direktur Reserse dan Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sultra Kombes Pol Bambang Wijanarko menjelaskan peran kedua terduga pembunuh sopir angkot tersebut.

"ID berperan memukul korban menggunakan kayu balok, sementara AH membacok leher korban," ujar Bambang saat dikonfirmasi melalui WhatsApp Messenger, Kamis (6/1/2022) malam.

Baca juga: Sambangi Kantor Dinas Sosial Kota Kendari Pasca Kebakaran, Sekda Minta Kerugian Segera Dilaporkan

Kedua pelaku pembunuh ini langsung digelandang ke Rutan Mapolda Sultra dan ditetapkan sebagai tersangka.

Kata dia, ID dan AH dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 351 ayat 3 KUHP, Pasal 170 KUHP, dan Pasal 338 KUHP.

Sejauh ini, kata Kombes Pol Bambang Wijanarko, polisi sudah memeriksa 53 saksi, menetapkan 16 orang sebagai tersangka, 11 di antaranya sudah ditahan, lima orang masih buron.

"Lima tersangka penghasutan ini masih dalam pencarian dan pengejaran," tandas Kombes Pol Bambang Wijanarko.

Imbas Bentrok

Sebelumnya, imbas bentrok kelompok masyarakat di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), seorang sopir angkutan kota (angkot) meninggal dunia.

Baca juga: Nama Calon Anggota KPU RI Disetor ke Jokowi, Salah Satunya Komisioner Asal Sultra Iwan Rompo Banne

Korban itu berinisial A (23), meninggal saat bentrok kelompok masyarakat meluas di kawasan Teluk Kendari, Kota Kendari, Sultra pada Kamis (16/12/2021).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Kabid Humas Polda Sultra) Kombes Pol Ferry Walintukan membenarkan kejadian tersebut.

Ia mengatakan, korban merupakan warga yang kebetulan melintas di lokasi bentrok, bukan merupakan dari salah satu kubu yang bertikai.

"Korban sopir angkot meninggal dunia di Kebi, murni hanya lewat saat mengantar penumpang," katanya dalam rilis perkembangan kasus bentrok kelompok masyarakat pada Sabtu (18/12/2021).

Selain itu, tercatat sebanyak 19 korban luka-luka dirawat di beberapa rumah sakit di Kota Kendari, Provinsi Sultra.

Baca juga: Sekda Kendari Pimpin Pembongkaran Pagar Warkop Haji Anto 2, Owner Ikut Pegang Palu dan Membongkar

Ke-19 korban itu antara lain lima orang di Rumah Sakit Bhayangkara, enam di Rumah Sakit Santa Anna, delapan korban lain di Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Kota Kendari. (*)

(TribunnewsSultra.com/Fadli Aksar)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved