Jebol Plafon Mapolres untuk Kabur, Seorang Tahanan Kasus Pencabulan Ditemukan Tewas di Kali Bekasi

Jebol plafon dan susuri sungai untuk kabur, seorang tahanan kasus pencabulan di Bekasi Jawa Barat ditemukan tewas, Sabtu (1/1/2022).

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ifa Nabila
indiatoday.in
Ilustrasi jenazah 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Pelarian diri berujung maut, seorang tahanan kasus pencabulan di Kota Bekasi, Jawa Barat (Jabar) ditemukan tewas di sungai.

Dilansir TribunnewsSultra.com dari WartaKotalive.com, seorang tahanan perkara pencabulan Polres Bekasi Kota ditemukan tewas pada Sabtu (1/1/2022) kemarin.

Lantaran ia, mencoba melarikan diri lewat jalur sungai yang berada tepat di belakang Mapolres Bekasi Kota.

Sementara itu, adanya kejadian tersebut dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan.

Ketika ditemukan meninggal dunia, tahanan yang belum diungkapkan identitasnya tersebut masih mengenakan kaos tahanan Mapolres.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan membenarkan, tahanan kasus pencabulan yang ditangani Polres Bekasi Kota meninggal dunia. Foto dok: Kombes Endra Zulpan di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Selasa (21/12/2021).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan membenarkan, tahanan kasus pencabulan yang ditangani Polres Bekasi Kota meninggal dunia. Foto dok: Kombes Endra Zulpan di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Selasa (21/12/2021). (WartaKotalive.com)

"Nanti Kapolres yang menjelaskan," ujar Kombes Zulpan, Minggu (2/1/2022).

Baca juga: Duda Beranak Satu Umur 19 Tahun Nekat Cabuli Gadis: Dirayu Jika Hamil Pelaku akan Tanggung Jawab

Kombes Zulpan menuturkan bahwa, terdapat 3 tersangka kasus pencabulan yang ditangani Polres Bekasi Kota tersebut.

Yang mana 2 diantarnya telah mendekam di dalam sel tahanan.

Sedangkan, seorang tahanan lain inilah yang berupaya melarikan diri.

Seorang tahanan kasus pencabulan itu kabur ketika tengah diperiksa penyidik Polres Bekasi Kota.

Kabur dengan Menjebol Plafon

Dilansir TribunnewsSultra.com dari Kompas.com, Kombes Zulpan menerangkan bahwa, kejadian pelarian diri yang berujung maut ini berawal saat tahanan itu sedang makan sebelum masuk ke sel.

Baca juga: Herry Wirawan yang Cabuli Santriwati Punya Kemampuan Bekukan Otak, Jaksa: Ini Kejahatan Luar Biasa

Kemudian tahanan tersebut menjebol plafon ruangan untuk kabur.

"Dua temannya sudah dimasukin sel, satu lagi diperiksa, lalu dikasih makan. Saat makan, kan borgol dilepas, setelah itu ternyata dia langsung menjebol plafon," ungkap Kombes Zulpan ketika dikonfirmasi, Minggu (2/1/2021).

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved