Breaking News:

Kakek 80 Tahun Terpeleset ke Jurang 20 Meter saat Cari Bambu, Ditemukan Sudah Tewas

Korban bernama I Wayan Burut itu terpeleset saat mencari bambu. Ia ditemukan tewas di dasar jurang Desa Sekardadi, Kintamani, Senin (22/11/2021).

Editor: Ifa Nabila
indiatoday.in
Ilustrasi jenazah. Korban bernama I Wayan Burut itu terpeleset saat mencari bambu. Ia ditemukan tewas di dasar jurang Desa Sekardadi, Kintamani, Senin (22/11/2021). 

Hanya saja, pemuda 20 tahun itu tidak menemukan keberadaan kakeknya.

"Kemudian saksi kembali kembali ke rumah dan mengajak ibunya yang bernama Ni Wayan Warni, yang juga anak kandung korban untuk ikut mencari di kebun.

Saat itulah saksi melihat ada bekas potongan bambu, dan setelah melihat ke arah jurang saksi melihat dan mendapati korban dalam posisi kepala tersangkut pada pohon bambu di jurang," jelasnya.

Baca juga: Mobil Goyang di Pinggir Jalan Digerebek Warga, Pasangan Mesum Didenda 1 Ekor Kerbau dan 150 Kg Beras

Ibu dan anak itu segera mencari pertolongan warga.

Pihak keluarga juga melapor ke Polsek Kintamani untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. 

Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan sejumlah saksi, lanjut AKP Beny, kuat dugaan penyebab korban meninggal karena terpeleset ke jurang sedalam 20 meter saat mencari bambu.

Hal ini diperkuat dengan hasil pemeriksaan medis, di mana ada luka lecet pada tangan kanan korban, tidak ditemukan luka akibat kekerasan fisik, ditemukan kaku mayat di seluruh tubuh, dan lebam mayat pada tangan dan kaki.

"Atas kejadian tersebut pihak keluarga menerima kematian korban sebagai musibah, dan menolak untuk dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan," tandasnya.

(Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Bali.com dengan judul Jenazah Wayan Burut Ditemukan di Jurang Sedalam 20 Meter, Diduga Terpeleset Saat Hendak Cari Bambu

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved