Breaking News:

Berita Sulawesi Tenggara

UMP Sultra 2022 Naik Rp15 Ribu Jadi Rp2.710.595, Tak Ada Upah Minimum Sektoral di Sulawesi Tenggara

Upah Minimum Provinsi Sulawesi Tenggara atau UMP Sultra 2022 naik sebesar Rp15 ribu atau 0,70 persen dibandingkan tahun 2021 lalu

Editor: Aqsa
handover
Besaran upah minimum provinsi Sulawesi Tenggara atau UMP Sultra 2022 naik sebesar Rp15 ribu atau 0,70 persen dibandingkan tahun 2021 lalu. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Besaran upah minimum provinsi Sulawesi Tenggara atau UMP Sultra 2022 naik sebesar Rp15 ribu atau 0,70 persen dibandingkan tahun 2021 lalu.

Besaran UMP 2022 Sultra menjadi Rp2.710.595 dari patokan upah minimum sektor konstruksi tahun lalu sebesar Rp2.691.794.

UMP Sultra 2021 sebesar Rp2.552.014, upah minimum sektoral sebesar Rp2.614.779, dan sektor konstruksi senilai Rp2.691.794.

Upah minimum sektor konstruksi inilah yang menjadi patokan kenaikan UMP Sultra 2022 sebesar 0,70 persen.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi atau Disnakertrans Sultra Muhammad Amir Taslim.

Baca juga: LENGKAP Besaran UMP 2022, Jakarta Tertinggi, Jateng Terendah, Sumsel, Sulut, Sulsel, Sulbar Tak Naik

“Tahun 2021 UMP terbagi dua yakni sektor pertambangan, penggalian, dan lapangan konstruksi (upah minimum provinsi sektoral) dan kedua di luar dari upah tersebut,” katanya kepada TribunnewsSultra.com belum lama ini.

Sebelumnya, Sekretaris Provinsi atau Sekprov Sultra Nur Endang Abbas mengumumkan kenaikan UMP Sultra 2022 pada Kamis (25/11/2021) lalu.

Penyesuaian upah minimum di Sulawesi Tenggara pada tahun depan sesuai Surat Keputusan (SK) Gubernur Sultra Nomor 607 Tahun 2021 yang berlaku mulai 1 Januari-31 Desember 2022.

UMP Sultra 2022 berlaku diseluruh kabupaten/ kota kecuali tiga daerah yakni Kota Kendari, Kabupaten Kolaka dan Konawe Utara.

Daerah tersebut Kota Baubau, Kabupaten Konawe, Konawe Selatan, Konawe Kepulauan, Buton, Buton Selatan, Buton Tengah, Buton Utara, Wakatobi, Bombana, Muna, dan Muna Barat.

Kepala Bidang Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Sulawesi Tenggara (Sultra), Muhammad Amir Taslim.
Kepala Bidang Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Sulawesi Tenggara (Sultra), Muhammad Amir Taslim. (TribunnewsSultra.com/ Muh Ridwan Kadir)
Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved